HASANAH, FATIHAH NUR (2024) PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK DAUN Rhizopora apiculata TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG DIINFEKSI BAKTERI Vibrio alginolyticus (24da579). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Fatihah Nur Hasanah 23da579 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Vibriosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Vibrio sp. dan
banyak menyerang ikan air payau atau laut, seperti ikan Bandeng (C. chanos). Jenis
bakteri Vibrio sp yang dapat menginfeksi yaitu V. alginolyticus. Penelitian ini
bertujuan untuk melihat daya hambat dan toksisitas ekstrak daun mangrove (R.
apiculata) dan efek perendaman ekstrak daun mangrove (R. apiculata) pada ikan
Bandeng (C. chanos) yang diinfeksi bakteri V. alginolyticus terhadap
kelulushidupannya. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar Perikanan Budidaya
Air Payau (BBPBAP) Jepara dan di Laboratoium Terpadu Universitas Diponegoro,
Semarang pada bulan September–November 2023. Metode peneitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu perlakuan konsentrasi 0 mg/l (R0), konsentrasi 500 mg/l (R500), konsentrasi
1000 mg/l (R1000) dan konsentrasi 1500 mg/l (R1500). Ikan Bandeng (C. chanos)
yang digunakan dalam penelitian ini berukuran 12,4 ±1,43cm sebanyak 120 ekor
diinfeksi bakteri V. alginolyticus dengan kepadatan 106CFU/ml, setelah
menunjukan gejala klinis ikan direndam pada masing-masing perlakuan selama 24
jam. Parameter yang diamati yaitu gejala klinis, keberadaan bakteri V.
alginolyticus, nilai hematokrit, tingkat kelulushidupan ikan Bandeng (C. chanos),
kualitas air, dan kandungan fitokimia ekstrak daun mangrove (R. apiculata). Hasil
penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun mangrove (R. apiculata) mengandung
zat aktif berupa flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin. Ekstrak tersebut pada
konsentrasi 1500 mg/l memiliki daya hambat terbesar terhadap bakteri V.
alginolyticus yaitu 8 mm yang tergolong sedang. Ekstrak daun mangrove (R.
apiculata) pada konsentrasi tertinggi 1500 mg/l tidak bersifat toksik pada ikan
Bandeng (C. chanos). Perendaman ekstrak daun mangrove (R. apiculata) tidak
memberikan perbedaan nyata terhadap kelulushidupan dan pada konsentrasi 1000
1500 mg/l memberikan perbedaan nyata terhadap nilai hematokrit ikan Bandeng
(C. chanos) yang diinfeksi bakteri V. alginolyticus. Nilai hematokrit ikan Bandeng
(C. chanos) sehat sebelum dilakukan infeksi bakteri V. alginolyticus yaitu 27,42%
dan mengalami penuruan sebasar 53,11% pascainfeksi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | C. chanos; R. apiculata; V. alginolyticus |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 19 May 2026 03:51 |
| Last Modified: | 19 May 2026 03:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51068 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
