BETRIYANA, NANDA (2024) PENGARUH PENAMBAHAN BAKTERI Rhodobacter capsulatus DAN SISTEM BIOFLOK TERHADAP KUALITAS AIR DAN RESPON PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) (24da566). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Nanda Betriyana 24da566 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Ikan nila merupakan ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi
serta pembudidayaannya berkembang cukup baik. Permasalahan yang sering terjadi
dalam proses budidaya ikan nila adalah kualitas air yang menurun, sebagai akibat dari
akumulasi feses dan sisa pakan dalam budidaya termasuk permasalahan serius.
Teknologi bioflok salah satu alternatif pemecah masalah limbah budidaya intensif.
Penggunaan bakteri nitrifikasi berupa bakteri R. capsulatus diketahui mampu
meningkatkan kinerja kualitas air menjadi lebih baik. Penambahan bakteri R.
capsulatus pada sistem bioflok meningkatkan kualitas air dengan mengurangi limbah
nitrogen anorganik, meningkatkan produksi dan mengurangi biaya pakan. Oleh
karena itu, studi ini bertujuan pengaruh penambahan bakteri R. capsulatus pada
sistem bioflok terhadap kualitas air dan respon pertumbuhan ikan nila. C/N rasio
yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 6. Ikan uji yang digunakan pada
penelitian ini adalah benih ikan nila dengan bobot rata-rata 1,2±0,71 g dan padat tebar
1 ekor/l liter dengan tebar 30 ekor/30 Liter dan jumlah total ikan sebanyak 360 ekor.
Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode eksperimental dengan
rancangan acak lengkap (RAL) pada bulan Mei - Juni di Balai Benih Ikan Pecangaan
Jepara selama 40 hari. Penelitian ini terdiri atas empat perlakuan dan tiga kali
pengulangan. Perlakuan yang digunakan adalah A (-Rho, -Bio), B (Rho), C (Bio),
dan D (Rho, Bio). Hasil penelitian pada kualitas air amoniak dengan nilai terbaik
0,012±0,001 mg/l hari ke 40 pada perlakuan D (Rho, Bio), nitrat sebesar 0,027±0,002
mg/l hari ke 1 pada perlakuan C (Bio) dan nitrit sebesar 0,034±0,003 mg/l hari ke 40
pada perlakuan D (Rho, Bio). Pada perlakuan C (Bio) mampu menghasilkan SGR
sebesar 2,54%/hari, FCR terbaik sebesar 1,65 pada perlakuan D (Rho, Bio),
sedangkan SR sebesar 100% pada perlakuan B (Rho) dan D (Rho, Bio).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rhodobacter, nila, bioflok, nitrifikasi, pertumbuhan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 18 May 2026 08:34 |
| Last Modified: | 18 May 2026 08:34 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51031 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
