Search for collections on Undip Repository

LEGALITAS INTERVENSI MILITER PASUKAN KOALISI GABUNGAN AMERIKA TERHADAP KEDAULATAN NEGARA SURIAH. _038 HI 2018

ARIF SUDARSONO, ARIF SUDARSONO and Dwiwarno, Nuswantoro and Hardiwinoto, Soekotjo (2018) LEGALITAS INTERVENSI MILITER PASUKAN KOALISI GABUNGAN AMERIKA TERHADAP KEDAULATAN NEGARA SURIAH. _038 HI 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ARIF SUDARSONO_COVER.pdf] Text
ARIF SUDARSONO_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[thumbnail of ARIF SUDARSONO_ABSTRAK.pdf] Text
ARIF SUDARSONO_ABSTRAK.pdf

Download (68kB)
[thumbnail of ARIF SUDARSONO_BAB I.pdf] Text
ARIF SUDARSONO_BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (238kB)
[thumbnail of ARIF SUDARSONO_BAB II.pdf] Text
ARIF SUDARSONO_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB)
[thumbnail of ARIF SUDARSONO_BAB III.pdf] Text
ARIF SUDARSONO_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (146kB)
[thumbnail of ARIF SUDARSONO_BAB IV.pdf] Text
ARIF SUDARSONO_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (413kB)
[thumbnail of ARIF SUDARSONO_BAB V.pdf] Text
ARIF SUDARSONO_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (70kB)
[thumbnail of ARIF SUDARSONO_DAFPUS.pdf] Text
ARIF SUDARSONO_DAFPUS.pdf

Download (118kB)

Abstract

Intervensi militer merupakan salah satu opsi intervensi yang bisa dilakukan oleh suatu negara terhadap negara lain, intervensi militer pasukan koalisi gabungan Amerika dalam konflik Suriah merupakan salah satu contoh konkrit penggunaan intervensi militer. Dalam konflik bersenjata di Suriah sebenarnya merupakan konflik internal dan oleh karenanya bahwa setiap negara harus menghormati kedaulatan negara Suriah. Intervensi militer pasukan koalisi Amerika ke Suriah menggunakan justifikasi collective self defense untuk mengintervensi negara Suriah. Sebenarnya hak collective self defense yang digunakan pasukan koalisi Amerika, awalnya merupakan undangan dari pemerintah Irak yang tidak sanggup melawan ISIS di wilayahnya, namun karena basis-basis tentara ISIS berasal dari Suriah maka pasukan koalisi Amerika menggunakan hak collective self defense untuk mengintervensi negara Suriah. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana konsekuensi setelah terjadinya intervensi militer tersebut yang berkaitan dengan bentuk-bentuk intervensi militer terhadap kedaulatan negara Suriah dan apakah justifikasi pasukan koalisi Amerika dibenarkan oleh Hukum Internasional.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Data primer dan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Metode analisis yang digunakan adalah dengan analisis data kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian pasukan koalisi Amerika tidak melanggar kedaulatan negara Suriah, hal ini sesuai dengan bentuk-bentuk intervensi militer pasukan koalisi Amerika yaitu intervensi militer seperti serangan udara dan pengintaian udara sudah sesuai dengan justifikasi awal mereka yakni collective self defense sesuai ketentuan Pasal 51 Piagam PBB sehingga tidak melanggar ketentuan Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB. Sedangkan menurut yurisprudensi dalam kasus Nikaragua vs Amerika dan kasus 9/11, justifikasi intervensi militer pasukan koalisi Amerika dibenarkan berdasarkan keputusan Hakim Mahkamah Internasional dalam kasus Nikaragua vs Amerika dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1368 dalam kasus 9/11, justifikasi pasukan koalisi Amerika juga dibenarkan oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2249.
Kata Kunci : Intervensi Militer, Collective self defense, Kedaulatan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Intervensi Militer, Collective self defense, Kedaulatan
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Perpus FH1
Date Deposited: 13 May 2026 08:31
Last Modified: 13 May 2026 08:31
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50909

Actions (login required)

View Item View Item