PUTRI, ADISTY NURLITA and Pramono, Agus and IDRIS, MUCHSIN (2018) PERLINDUNGAN TKI OLEH LEMBAGA KONSULER MENURUT HUKUM INTERNASIONAL (STUDI KASUS : TENGGELAMNYA KAPAL DI MERSING, MALAYSIA YANG MENGANGKUT TKI ILEGAL). _036 HI 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ADISTY NURLITA PUTRI_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (284kB) |
|
|
Text
ADISTY NURLITA PUTRI_ABSTRAK.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
ADISTY NURLITA PUTRI_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) |
|
|
Text
ADISTY NURLITA PUTRI_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (324kB) |
|
|
Text
ADISTY NURLITA PUTRI_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
ADISTY NURLITA PUTRI_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (368kB) |
|
|
Text
ADISTY NURLITA PUTRI_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
|
|
Text
ADISTY NURLITA PUTRI_DAFPUS.pdf Download (108kB) |
Abstract
Dalam pelaksanaan pembangunan nasional, Tenaga Kerja Indonesia mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting, baik sebagai pelaku maupun tujuan pembangunan. Dengan peranan dan kedudukan seperti ini, maka diperlukan pembangunan ketenagakerjaan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja serta peningkatan perlindungan tenaga kerja dan keluarganya sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan. Perlindungan tenaga kerja tersebut salah satunya dilakukan oleh lembaga konsuler.
Tujuan dari penelitian adalah untuk memahami peranan hukum konsuler serta mempelajari prosedur penyelesaian yang dilakukan oleh lembaga konsuler dalam kasus tenggelamnya kapal di Mersing, Malaysia yang mengangkut Tenaga Kerja Indonesia ilegal ditinjau dari Hukum Konsuler maupun Hukum Internasional.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif yang pendekatannya melalui prinsip-prinsip dan asas-asas hukum yang berlaku. Penelitian data dilakukan dengan cara penelitian data sekunder.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam melindungi warga negaranya yang berada di luar negeri, Pemerintah Indonesia telah mengirimkan perwakilannya, salah satunya yaitu lembaga konsuler. Sesuai dengan Pasal 36 dan 37 Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler, ketika ada warga negara yang ditahan, meninggal di negara penerima, maupun kapal karam di wilayah kerjanya, maka lembaga konsuler segera menjalankan tugasnya untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami warga negaranya tersebut.
Kasus tenggelamnya kapal di Mersing, Malaysia yang mengangkut Tenaga Kerja Indonesia ilegal ditangani oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru dengan cara mengidentifikasi jenazah korban dengan mencocokkan DNA korban dengan DNA keluarga dan setelah berhasil diidentifikasi maka korban akan dipulangkan ke keluarganya di Indonesia.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Tenaga Kerja Indonesia, Lembaga Konsuler
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum, Tenaga Kerja Indonesia, Lembaga Konsuler |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 13 May 2026 06:08 |
| Last Modified: | 13 May 2026 06:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50871 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
