MAULANA, ROYHAN (2024) PEMETAAN SEBARAN BIOMASA DAN STOK KARBON LAMUN DI PANTAI BLEBAK KABUPATEN JEPARA (24dsa503). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Royhan Maulana 24dsa503 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Lamun merupakan salah satu ekosistem krusial yang ada di pesisir selain
ekosistem mangrove dan terumbu karang. Lamun berperan penting dalam
kehidupan, salah satunya sebagai penyerap dan penyimpan karbon yang ada di alam
khususnya di lautan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis lamun dan
sebarannya yang ada di Pantai Blebak serta sebaran biomasa dan karbon pada lamun
di Pantai Blebak, Kabupaten Jepara. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode survei. Metode pengumpulan data secara purposive sampling, di mana
penentuan jarak antar line transek berbeda serta panjang line transek 100 m yang
disesuaikan dengan kondisi sebaran lamun dan ekosistem lainnya di lapangan.
Pengambilan sampel untuk biomasa dan karbon organik lamun diambil pada
individu yang memiliki nilai kerapatan dan tutupan yang dominan. Perhitungan
dalam pendugaan biomasa dan karbon menggunakan metode pengabuan atau Loss
on Ignition (LoI) dengan memasukkan lamun ke dalam tanur dengan suhu 550 °C,
analisis pada pemetan sebaran lamun menggunakan metode klasifikasi terbimbing,
serta pemetaan biomasa dan karbon organik menggunakan Metode Interpolasi IDW
atau Inverse Distance Weighted. Hasil penelitian memukan empat jenis lamun yaitu
Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Oceana serrulata, dan Cymodocea
rotundata dengan luasan total area lamun seluas 0,45165 ha yang menyebar dalam
bentuk sebaran patchy atau terpisah dari hamparan utama. Kerapatan jenis tertinggi
ditemukan pada jenis T. hemprichii yaitu 85,143 tegakan/m2 dan total tutupan
lamun sebesar 23,91% yang termasuk dalam kategori miskin dan berdasarkan
Kepmen LH No. 200 Tahun 2004. Biomasa lamun dinyatakan dalam berat kering
di Pantai Blebak berada di kisaran 220,89 – 1.320,03 g/m2, yang mana biomasa
total lebih dipengaruhi oleh biomasa bawah permukaan sebanyak 60% dari biomasa
total. Estimasi stok karbon total lamun di Pantai Blebak berada di kisaran 110,96 –
691,29 gC/m2 yang juga lebih dipengaruhi oleh kandungan karbon lamun bawah
permukaan, yang mana karbon total lebih dipenagruhi oleh karbon lamun bawah
permukaan sebanyak 61%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lamun, biomasa, karbon, Pantai Blebak. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 12 May 2026 06:15 |
| Last Modified: | 12 May 2026 06:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50817 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
