AULIA, AFIDATUL (2024) PENGARUH MINYAK SEREH (Cymbopogon nardus) DENGAN DOSIS BERBEDA SEBAGAI ANESTESI DALAM PROSES TRANSPORTASI TERTUTUP TERHADAP KELULUSHIDUPAN BENIH KOI (Cyprinus carpio) (24da499). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Afidatul Aulia 24da499 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Koi (Cyprinus carpio) merupakan salah satu ikan hias air tawar yang
memiliki ciri khas warna yang menarik dan jenis yang beragam. Transportasi ikan
koi merupakan sarana pendukung sistem budidaya dan pemasaran. Tingginya risiko
stres dan kematian pada ikan menjadi permasalahan pembudidaya koi. Salah satu
cara mengatasi permasalahan transportasi menggunakan anestesi dengan tujuan
untuk memperpanjang waktu transportasi dan mengurangi resiko ikan mengalami
stres yang dapat mengakibatkan kematian. Anestesi menggunakan bahan alami dari
minyak sereh (Cymbopogon nardus) bertujuan untuk menghindari adanya residu
dari bahan yang digunakan sebagai anestesi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji
pengaruh pemberian minyak sereh (Cymbopogon nardus) terhadap kelulushidupan
benih koi (Cyprinus carpio) setelah transportasi tertutup. Penelitian ini
dilaksanakan di Balai Benih Ikan Sawangan pada tanggal 26 Maret - 09 April 2024.
Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental menggunakan rancangan
acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan
adalah minyak sereh dengan dosis A (0 ml/5L), B (0,10 ml/5L), C (0,45 ml/5L) dan
D (0,80 ml/5L). Variabel yang diamati pada penelitian adalah waktu induksi, waktu
sedasi, glukosa darah, tingkat konsumsi oksigen (TKO) dan kelulushidupan (SR).
Uji fitokimia, pengamatan tingkah laku dan kualitas air dianalisis secara deskriptif.
Ikan koi yang digunakan memiliki panjang rata-rata 6,21±0,67 cm dan bobot rata
rata 4,61±0,36 gram. Hasil penelitian menyatakan bahwa dosis minyak sereh yang
berbeda berpengaruh nyata (P<0,5) terhadap waktu induksi, waktu sedasi, glukosa
darah, tingkat konsumsi oksigen (TKO) dan kelulushidupan (SR). Minyak sereh
dengan dosis 0,00 ml/5L dan 0,10 ml/5L memberikan kelulushidupan yang lebih
baik dibandingkan dengan dosis 0 ml/5L dan 0,80 ml/5L (probabilitas 95%) yaitu
sebesar 93,33±5,77% dan 100±0%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | anestesi, kelulushidupan, koi, minyak sereh, pengangkutan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 12 May 2026 04:22 |
| Last Modified: | 12 May 2026 04:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50805 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
