Gracio, Kornelius Yoel and Sinantia, Vemita (2026) HUBUNGAN ANTARA PERCEIVED ORGANIZATIONAL FLEXIBILITY DENGAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL RESILIENCE PADA PENDETA GEREJA KRISTEN INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Kornelius Yoel Gracio_Repository Abstract.pdf Download (396kB) |
Abstract
Perubahan lingkungan yang semakin dinamis menuntut organisasi, termasuk organisasi nirlaba keagamaan, untuk mampu beradaptasi dan resilien dalam menghadapi berbagai krisis. Dalam konteks tersebut, perceived organizational flexibility dipandang sebagai faktor penting yang mempengaruhi perceived organizational resilience pada pendeta Gereja Kristen Indonesia dalam menjalankan pelayanan di tengah perubahan tidak terduga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived organizational flexibility dengan perceived organizational resilience pada pendeta Gereja Kristen Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan quota sampling, sehingga diperoleh 195 pendeta sebagai subjek penelitian. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala organizational flexibility (α = 0,937) dan skala organizational resilience (α = 0,832). Hasil analisis data menggunakan regresi linear sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara perceived organizational flexibility dengan perceived organizational resilience (r = 0,544, p < 0,001). Perceived organizational flexibility berkontribusi sebesar 29,6% (r² = 0,296) terhadap perceived organizational resilience. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi perceived organizational flexibility pada pendeta Gereja Kristen Indonesia maka pendeta Gereja Kristen Indonesia memiliki pandangan yang lebih positif terhadap kemampuan organisasi dalam beradaptasi serta memiliki kesiapan dalam menghadapi perubahan, dan semakin tinggi tingkat perceived organizational resilience pendeta Gereja Kristen Indonesia maka pendeta memiliki keyakinan yang lebih kuat terhadap kemampuan organisasi dalam mempertahankan keberlangsungan pelayanan di tengah berbagai tantangan. Hasil penelitian ini menunjukkan semakin tinggi tingkat perceived organizational flexibility pada pendeta Gereja Kristen indonesia, maka semakin tinggi juga tingkat perceived organizational resilience pendeta Gereja Kristen Indonesia.
Kata kunci: perceived organizational flexibility; perceived organizational resilience; pendeta; gereja
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Psychology |
| Divisions: | Faculty of Psychology > Department of Psychology |
| Depositing User: | Fakultas Psikologi |
| Date Deposited: | 20 May 2026 08:23 |
| Last Modified: | 20 May 2026 08:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50795 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
