YUNIA, Dabella (2026) INTENSI WHISTLEBLOWING PADA PENGADAAN BARANG DAN JASA: PERAN DETERMINAN DAN MODERASI. Doctoral thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. D-Cover-12020122510029.pdf - Published Version Download (295kB) |
|
|
Text (Abstract (Inggris))
4. D-Abstract (Inggris)-12020122510029.pdf - Published Version Download (343kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. D-Abstrak (Indonesia)-12020122510029.pdf - Published Version Download (346kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. D-Daftar Isi-12020122510029.pdf - Published Version Download (372kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
13. D-Daftar Pustaka-12020122510029.pdf - Published Version Download (364kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
17. D-Fulltext PDF Bookmarks-12020122510029.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Whistleblowing berkontribusi besar dalam mengungkap kecurangan. Kasus kecurangan dalam pengadaan barang dan jasa di Banten merugikan negara ratusan miliyar rupiah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang kemungkinan memengaruhi intensi whistleblowing dalam pengadaan barang dan jasa sekaligus potensi budaya lokal dan efektivitas whistleblowing system yang kemungkinan memoderasi intensi whistleblowing.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam mengalisis penelitian. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berbasis survei. Populasi dalam penelitian adalah Kelompok Kerja Pemilihan (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Sampel penelitian adalah anggota Pokja Pengadaan Barang dan Jasa tingkat Kabupaten/Kota di Provinsi Banten yang memiliki pengalaman langsung dalam proses pengadaan barang dan jasa. Teknik analisis data untuk menguji penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraud awareness, person-organization fit, perceived behavioral control, dan religiositas berpengaruh positif terhadap intensi whistleblowing. Persepsi efektivitas whistleblowing system memperkuat pengaruh fraud awareness dan religiositas terhadap intensi whistleblowing. Nilai-nilai budaya Jawara memperkuat pengaruh perceived behavioral control terhadap intensi whistleblowing. Namun, penelitian ini tidak dapat membuktikan bahwa persepsi efektivitas whistleblowing system memperkuat pengaruh person-organization fit dan perceived behavioral control terhadap intensi whistleblowing. Selain itu, penelitian ini juga tidak dapat membuktikan bahwa nilai-nilai budaya Jawara memperkuat pengaruh fraud awareness, person-organization fit, dan religiositas terhadap intensi whistleblowing.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | intensi whistleblowing, persepsi efektivitas whistleblowing system, nilai-nilai budaya Jawara, moderasi, structural equation modeling. |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Doctor Program in Economics |
| Depositing User: | Doktor Ekonomi Lib |
| Date Deposited: | 12 May 2026 01:29 |
| Last Modified: | 12 May 2026 01:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50761 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
