Search for collections on Undip Repository

Pengaruh Penggunaan Deksametason Sebagai Adjuvan Pada Prosedur Anestesi Spinal Terhadap Postoperative Nausea And Vomitting (PONV) Pada Pasien Seksio Sesarea (Studi Kajian Biomarker Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) dan Platelet-to-Lymphocyte Ratio (PLR))

Soca, Danang Kayun Malana and Arifin, Johan and Primatika, Aria Dian (2026) Pengaruh Penggunaan Deksametason Sebagai Adjuvan Pada Prosedur Anestesi Spinal Terhadap Postoperative Nausea And Vomitting (PONV) Pada Pasien Seksio Sesarea (Studi Kajian Biomarker Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) dan Platelet-to-Lymphocyte Ratio (PLR)). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Danang Kayun Malana Soca-22041022310008-Tesis-Abstrak] Text (Danang Kayun Malana Soca-22041022310008-Tesis-Abstrak)
Danang Kayun Malana Soca-22041022310008-Tesis-Abstrak.pdf

Download (75kB)

Abstract

LatarBelakang : Postoperative nausea and vomiting (PONV) merupakan komplikasi yang sering terjadi setelah seksio sesarea dengan anestesi spinal. Respons inflamasi sistemik pascaoperasi, yang dapat dinilai melalui rasio neutrofil-limfosit (NLR) dan rasio trombosit-limfosit (PLR), diduga berperan dalam terjadinya PONV. Deksametason diketahui memiliki efek antiinflamasi dan antiemetik, namun pengaruhnya terhadap perubahan NLR dan PLR pada pasien seksio sesarea masih belum jelas.
Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian deksametason intratekal sebagai adjuvan anestesi spinal terhadap kejadian PONV, perubahan NLR, dan perubahan PLR pada pasien yang menjalani seksio sesarea.
Metode: Penelitian ini merupakan uji acak terkontrol tersamar ganda yang dilakukan di RSUP dr. Kariadi Semarang pada Maret - April 2026. Sebanyak 44 pasien seksio sesarea dengan anestesi spinal dibagi secara acak menjadi dua kelompok, masing-masing 22 subjek. Kelompok perlakuan menerima bupivakain 0,5% ditambah deksametason 4 mg, sedangkan kelompok kontrol menerima bupivakain 0,5% tanpa deksametason. Pemeriksaan NLR dan PLR dilakukan sebelum tindakan dan 24 jam pascaoperasi. Kejadian PONV diamati selama 24 jam pertama pascaoperasi. Analisis statistik menggunakan uji Mann–Whitney dan Chi-square dengan nilai kemaknaan p<0,05.
Hasil : Karakteristik dasar kedua kelompok tidak berbeda bermakna. Rerata perubahan NLR pada kelompok perlakuan dan kontrol berturut-turut adalah 7,07 ± 7,00 dan 6,51 ± 5,67, tanpa perbedaan bermakna (p=0,573). Rerata perubahan PLR pada kelompok perlakuan adalah 25,97 ± 58,35, lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol sebesar 53,26 ± 52,31, dan perbedaan ini bermakna secara statistik (p=0,027). Kejadian PONV tidak ditemukan pada kelompok perlakuan, sedangkan pada kelompok kontrol terdapat 2 subjek (9,1%).
Simpulan : Pemberian deksametason sebagai adjuvan anestesi spinal pada seksio sesarea berhubungan dengan penurunan peningkatan PLR pascaoperasi dan tidak ditemukannya kejadian PONV, tetapi tidak berpengaruh bermakna terhadap perubahan NLR.
Kata kunci : deksametason, PONV, NLR, PLR, anestesi spinal, seksio sesarea

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: deksametason, PONV, NLR, PLR, anestesi spinal, seksio sesarea
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 04 Jun 2026 02:47
Last Modified: 04 Jun 2026 02:47
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50749

Actions (login required)

View Item View Item