Search for collections on Undip Repository

KAJIAN GEOSPASIAL PREDIKSI DAMPAK AREA GENANGAN BANJIR PASANG DARI TAHUN 2024 – 2059 PADA PENGGUNAAN LAHAN PESISIR DARI RENCANA PEMBANGUNAN INTEGRASI TOL - TANGGUL LAUT SEMARANG – DEMAK, PROVINSI JAWA TENGAH (24dos494)

SHAQUILLA, DAFINA AMADITA (2024) KAJIAN GEOSPASIAL PREDIKSI DAMPAK AREA GENANGAN BANJIR PASANG DARI TAHUN 2024 – 2059 PADA PENGGUNAAN LAHAN PESISIR DARI RENCANA PEMBANGUNAN INTEGRASI TOL - TANGGUL LAUT SEMARANG – DEMAK, PROVINSI JAWA TENGAH (24dos494). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of DAFINA AMADITA SHAQUILLA 24dos494 FULL.pdf] Text
DAFINA AMADITA SHAQUILLA 24dos494 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Topografi rendah pesisir Kota Semarang – Demak menyebabkan wilayah
ini sering dilanda banjir pasang, yang penyebab utamanya adalah karena penurunan
muka tanah. Penelitian ini memodelkan area genangan banjir pasang eksisting pada
tahun 2024 serta memprediksi untuk tahun 2054 dan 2059, dengan fokus pada
penggunaan lahan pesisir berdasarkan pemodelan geospasial sebelum dan sesudah
pembangunan integrasi tol dan tanggul laut Semarang-Demak. Data yang
digunakan mencakup pasang surut, kenaikan muka air laut, penurunan muka tanah,
dan elevasi tanah, diperoleh dari BMKG, CMEMS, citra SAR Sentinel 1-A, dan
Sentinel 2-A. Metode least square digunakan untuk menganalisis pasang surut,
sementara kenaikan muka air laut dianalisis dengan pendekatan linier. Metode
InSAR dan DInSAR digunakan untuk mengolah data topografi dan penurunan
muka tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa pesisir kota Semarang – Demak
memiliki tipe pasang surut camporan condong harian ganda, dengan nilai bilangan
formzahl sebesar 0,68. Kenaikan muka air laut pertahun adalah 4,7 mm/tahun,
sementara nilai rata-rata permukaan tanah di Kecamatan Gayamsari, Genuk, dan
Sayung berturut-turut adalah 14,16 cm/tahun; 15,5 cm/tahun; dan 17,8 cm/tahun.
Pada tahun 2024, luas genangan banjir pasang adalah 523,67 hektar. Setelah
pembangunan integrasi tol-tanggul laut pada tahun 2054, luas genangan berkurang
menjadi 19 hektar, namun meningkat menjadi 5023,41 hektar pada tahun 2059
karena overtopping. Pembangunan tol-tanggul laut dinilai efektif, mengurangi
banjir pasang hingga 96,37%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Banjir Pasang, Kenaikan Muka Air Laut, Penurunan Muka Tanah, Integrasi Tol - Tanggul Laut Semarang – Demak
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 11 May 2026 04:22
Last Modified: 11 May 2026 04:22
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50719

Actions (login required)

View Item View Item