Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN USIA, TEKANAN PANAS, DURASI KERJA, POSTUR KERJA, DAN JENIS PEKERJAAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PEMBUATAN GENTENG DI JEPARA

FAMZAR, NASYWA ADDIANING (2026) HUBUNGAN USIA, TEKANAN PANAS, DURASI KERJA, POSTUR KERJA, DAN JENIS PEKERJAAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PEMBUATAN GENTENG DI JEPARA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO NASYWA ADDIANING.pdf] Text
REPO NASYWA ADDIANING.pdf - Published Version

Download (517kB)

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan utama dalam keselamatan dan kesehatan kerja yang dapat menurunkan produktivitas serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Pada sektor informal seperti industri pembuatan genteng, kondisi kerja masih banyak dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan ergonomi yang kurang optimal sehingga berpotensi menimbulkan kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia, tekanan panas, durasi kerja, postur kerja, dan jenis pekerjaan dengan kelelahan kerja pada pekerja pembuatan genteng di Jepara. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 37 pekerja dan seluruhnya telah dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, WBGT meter untuk mengukur tekanan panas, metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur kerja, serta aplikasi reaction timer untuk mengukur kelelahan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami kelelahan berat (40,5%), terpapar tekanan panas di atas nilai ambang batas (62,2%), memiliki durasi kerja tidak standar lebih dari 8 jam per hari (78,4%), serta melakukan postur kerja berisiko tinggi (64,9%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p = 0,001), tekanan panas (p = 0,006), durasi kerja (p = 0,011), postur kerja (p = 0,003), dan jenis pekerjaan (p = 0,001) berhubungan secara signifikan dengan kelelahan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor individu dan faktor pekerjaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap kelelahan kerja, sehingga diperlukan penyediaan air minum, peregangan otot secara berkala, serta memaksimalkan waktu istirahat.
Kata Kunci: Kelelahan kerja, tekanan panas, durasi kerja, postur kerja, industri genteng

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 11 May 2026 03:58
Last Modified: 11 May 2026 03:58
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50715

Actions (login required)

View Item View Item