Search for collections on Undip Repository

STUDI MODEL AREA GENANGAN DAN TINGKAT KESIAPSIAGAAN TERHADAP BANJIR PASANG BERDASARKAN METODE PARTISIPATORY MAPPING DI PESISIR KOTA PEKALONGAN, PROVINSI JAWA TENGAH (24dos492)

PRAMESTANTI, LAURENTIA LEVINA (2024) STUDI MODEL AREA GENANGAN DAN TINGKAT KESIAPSIAGAAN TERHADAP BANJIR PASANG BERDASARKAN METODE PARTISIPATORY MAPPING DI PESISIR KOTA PEKALONGAN, PROVINSI JAWA TENGAH (24dos492). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Laurentia Levina P 24dos492 FULL.pdf] Text
Laurentia Levina P 24dos492 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Permasalahan banjir pasang atau yang biasa disebut banjir rob merupakan
fenomena alam yang terjadi di wilayah pesisir, fenomena ini terjadi ketika air laut
naik secara tiba-tiba dan menyebabkan banjir di wilayah tersebut. Kota Pekalongan
merupakan salah satu kota diwilayah pesisir utara pulau jawa yang masih selalu
didera dengan permasalahan banjir pasang. Masalah banjir rob menjadi perhatian
serius karena dampaknya yang merugikan pada berbagai aspek seperti aspek sosial,
ekonomi, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji area dan
pola sebaran genangan banjir pasang, frekuensi kejadian dan dampak genangan
berdasarkan metode partisipatory mapping dan pemodelan geospasial, serta
mengkaji tingkat kesiapsiagaan terhadap banjir pasang berdasarkan analisis data
survey dan penggunaan model indeks kesiapsiagaan. Penelitian ini menggunakan
pendekatan mix method dengan alat pengumpulan data berupa instrument citra
satelit, kuesioner dan in-depth Interview. Pemilihan responden dilakukan dengan
teknik simple random sampling. Validasi data kualitatif untuk penelitian ini
diperoleh dengan teknik purposive sampling method. Hasil penelitian menunjukan
luasan genangan banjir pasang memiliki luasan yaitu 1/3 jika dibandingkan dengan
luas Kota Pekalongan seluas ±4.600 hektar. Frekuensi kejadian banjir pasang
terjadi setiap harinya Frekuensi kejadian banjir pasang terjadi setiap harinya namun
banjir pasang terparah biasanya terjadi pada bulan Mei dengan kedalaman kurang
lebih 50-10cm. Penurunan tanah yang ada di Kota Pekalongan sudah mencapai nilai
tertinggi berkisar 13,89-17,49 cm/tahun dan nilai terendah berkisar 0,85-2,17 cm/
tahun. Hasil perhitungan indeks kesiapsiagaan Kota Pekalongan yang terdampak
banjir pasang memiliki indeks kesiapsiagaan yang bervariasi dengan kategori
“Belum Siap” hingga “Siap”. Kecamatan kesiagaannya kategori “Siap” adalah
Kecamatan Pekalongan Utara. Kecamatan Pekalongan Barat dan Timur masuk
dalam kategori “Kurang siap”, dan Kecamatan Pekalongan Selatan masuk dalam
kategori “Belum Siap” dalam kesiagaan terhadap banjir pasang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Genangan Banjir Pasang, Kesiapsiagaan, Kota Pekalongan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 11 May 2026 03:10
Last Modified: 11 May 2026 03:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50707

Actions (login required)

View Item View Item