NOVIANDRA, ANGGIA DWI and Rochaeti, Nur and Rozah, Umi (2018) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK ( Analisis : Putusan No.09/Pid.Sus/2016/PN SMG ). _PDN 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
ANGGIA DWI - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (690kB) |
|
|
Text
ANGGIA DWI - abstrak.pdf Download (279kB) |
|
|
Text
ANGGIA DWI - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (353kB) |
|
|
Text
ANGGIA DWI - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (546kB) |
|
|
Text
ANGGIA DWI - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (299kB) |
|
|
Text
ANGGIA DWI - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (752kB) |
|
|
Text
ANGGIA DWI - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (173kB) |
|
|
Text
ANGGIA DWI - dapus.pdf Download (292kB) |
Abstract
Memasuki remaja seorang anak memiliki keingintahuan yang tinggi
terlebih kepada sesuatu yang baru yang dapat membawa anak ke pengaruh yang negatif, didukung dengan perkembangan masyarakat yang maju juga berdampak pula pada kejahatan, salah satunya kejahatan kesusilaan terutama kejahatan yang berbau seksual seperti persetubuhan. Tindak pidana persetubuhan termasuk ke
dalam salah satu masalah hukum yang penting. Penelitian dengan judul “Pertanggungjawaban Pidana Bagi Anak Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan Berdasarkan Undang Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (analisis putusan No. 09/Pid.Sus/2016/PN SMG)” memiliki rumusan masalah bagaimana kebijakan formulasi pertanggungjawaban pidana bagi anak pelaku tindak pidana persetubuhan dan bagaimana pertimbangan hakim dalam putusan No. 09/Pid.Sus/2016/PN SMG tentang pertanggungjawaban pidana bagi anak pelaku tindak pidana persetubuhan berdasarkan Undang Undang Nomor 11
Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dan data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis hasil wawancara dengan Hakim anak Dewi Perwitasari SH.,MH., yang dilakukan di Pengadilan Negeri Semarang serta bahan-bahan kepustakaan yang berkaitan.
Hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa kebijakan formulasi tentang tindak pidana persetubuhan yang dilakukan oleh anak tidak hanya diatur di dalam KUHP saja akan tetapi juga diluar KUHP. Penjatuhan sanksi pidana anak dalam kasus No 09/Pid.Sus/2016/PN SMG telah sesuai dengan Undang Undang
Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang menyatakan bahwa sanksi pidana yang dibebankan oleh anak yakni paling lama ½ dari maksimum ancaman pidana penjara bagi orang dewasa. Hakim telah memenuhi asas SPPA yaitu perlindungan, keadilan, Non diskriminasi, dan kepentingan terbaik bagi anak.
Kata kunci: Pertanggungjawaban Pidana, persetubuhan, anak, Pengadilan Negeri Semarang
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban Pidana, persetubuhan, anak, Pengadilan Negeri Semarang |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 11 May 2026 01:50 |
| Last Modified: | 11 May 2026 01:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50682 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
