AZZAHRA, YASMIN REYHANA (2024) KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PANTAI AIR TAWAR, KOTA PADANG (24dik473). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
yasmin reyhana azzahra 24dik473 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Setiap tahunnya, jutaan ton plastik mencemari ekosistem laut, mengganggu
keseimbangan alam, dan membahayakan kehidupan laut. Sampah laut terutama
plastik, akan terpapar sinar matahari dan aktivitas fisik laut yang berulang hingga
mengurai menjadi partikel mikroskopis yang disebut dengan mikroplastik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan mikroplastik pada ikan
dan air laut di Pantai Air Tawar berdasarkan bentuk, warna, dan ukuran. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel air laut diambil di 3 stasiun
dengan metode purposive random sampling. Sampel air laut diambil menggunakan
plankton net dengan ukuran diameter 20 cm dan mesh size 25 µm secara horizontal
pada permukaan air laut sepanjang 100 meter, menggunakan bantuan kapal nelayan
yang sedang menebar jaring pukat dengan kecepatan 2-3 knot. Sampel air sebanyak
250 mL diambil pada setiap stasiun. Sampel ikan diperoleh dari hasil tangkapan
nelayan (maelo pukek). Ikan yang dijadikan sampel adalah ikan Selar (Selar
crumenophthalmus) dan ikan Kembung (Rastrelliger kanagurta). Mikroplastik
yang ditemukan pada air laut dan ikan memiliki beragam bentuk, yaitu fiber, film,
fragmen, dan pellet. Bentuk mikroplastik yang paling dominan adalah pellet
(partikel keras berbentuk bulat) dan fragmen (partikel plastik keras, tidak beraturan,
dan runcing). Warna mikroplastik yang ditemukan pada penelitian ini yaitu hitam,
cokelat, merah, orange, biru, kuning, hijau, dan ungu. Warna yang paling dominan
ditemukan adalah warna gelap (hitam dan cokelat). Kelimpahan mikroplastik pada
air laut di Stasiun 1 sebesar 140,12 partikel/m3, pada Stasiun 2 sebesar 151,27
partikel/m3, dan pada Stasiun 3 sebesar 129,61 partikel/m3. Jumlah partikel
mikroplastik pada ikan kembung ditemukan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan
selar. Pada ikan selar rata-rata sebanyak 228 partikel/ind, sedangkan pada ikan
kembung rata-rata ditemukan sebanyak 267,5 partikel/ind. Ukuran partikel terkecil
ditemukan pada bentuk pellet dengan ukuran sebesar 8,12 µm dan ukuran partikel
terbesar ditemukan pada bentuk film yaitu sebesar 174,56 µm.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | mikroplastik, insang, pencernaan, Pantai Air Tawar |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 08 May 2026 03:41 |
| Last Modified: | 08 May 2026 03:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50650 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
