Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PEMBERIAN HORMON TIROKSIN DOSIS YANG BERBEDA DENGAN METODE PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN WADER (Rasbora lateristriata) (24da470)

NURWACHID, MUHAMAD ILHAM (2024) PENGARUH PEMBERIAN HORMON TIROKSIN DOSIS YANG BERBEDA DENGAN METODE PERENDAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN WADER (Rasbora lateristriata) (24da470). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Muhammad Ilham Taufiq 24dt470 FULL.pdf] Text
Muhammad Ilham Taufiq 24dt470 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Ikan wader (R. lateristriata) merupakan komoditas baru akuakultur dengan
nilai ekonomi tinggi yang hidup di sungai atau sawah. Kendala dalam berbudidaya
ikan wader yaitu pertumbuhannya yang lambat dikarenakan ikan wader merupakan
ikan lokal yang memiliki tingkat adaptasi terbatas terhadap lingkungan. Upaya
meningkatkan pertumbuhan ikan wader dapat dilakukan pendekatan melalui
rekayasa hormon, dengan perendaman ikan wader pada media yang diberi larutan
hormon tiroksin. Hormon tiroksin merupakan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar
tiroid yang berfungsi untuk membentuk, menyimpan, dan mengeluarkan zat yang
berhubungan dengan pengaturan laju metabolisme. Hormon tiroksin dapat
meningkatkan proses metamorfosa dan merangsang perkembangan serta
pertumbuhan pada ikan terutama pada fase larva.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman
hormon tiroksin terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan wader. Penelitian
ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL)
yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diujikan yaitu
perendaman dengan hormon tiroksin dengan perlakuan A (0 mg/l), B (0,1 mg/l), C
(0,3 mg/l), D (0,5 mg/l). Ikan uji yang digunakan yaitu ikan wader berusia 7 hari
dengan padat tebar 20 ekor/wadah. Ikan wader dipelihara pada akuarium dengan
volume air 10 liter. Pemeliharaan dilakukan selama 30 hari dengan pemberian
pakan 2 kali sehari pada pukul 08.00 dan 15.30. Pengukuran kualitas air dilakukan
seminggu satu kali pada pagi dan sore hari, meliputi pengecekan suhu, DO dan pH,
dengan menggunakan water quality checker.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman hormon tiroksin pada
larva ikan wader berpengaruh nyata (P < 0.05) terhadap SR, panjang mutlak, bobot
mutlak, SGR panjang dan SGR bobot. Perlakuan terbaik perendaman hormone
tiroksin adalah perlakuan D (penambahan hormon tiroksin 0,5 mg/l) yang mampu
menghasilkan SR sebesar 91,67±2,88%; panjang mutlak sebesar 1,49±0,06 cm;
bobot mutlak sebesar 0,17883±0,00292 g; SGR bobot sebesar 3,964±0,028% /hari
dan SGR panjang sebesar 5,18±0,18% cm/hari. Kualitas air selama penelitian masih
dalam kisaran optimal bagi kelulushidupan dan pertumbuhan ikan uji.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: kelulushidupan, perendaman, pertumbuhan, tiroksin, wader
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 08 May 2026 03:15
Last Modified: 08 May 2026 03:15
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50644

Actions (login required)

View Item View Item