ARROHMANIYYAH, ROUDLOTUR ROSYADAH (2024) KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA KERANG HIJAU (Perna viridis) DI PANTAI DESA KALIPANG, KECAMATAN SARANG, REMBANG, JAWA TENGAH (24dik468). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Roudlotur Rosyadah 24dik468 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Mikroplastik merupakan masalah global yang dapat mencemari ekosistem laut
dan mengganggu biota di perairan khususnya biota filter feeders seperti kerang hijau
(Perna viridis). Kerang hijau merupakan salah satu komoditas laut yang digemari oleh
masyarakat, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai cemaran
mikroplastik di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan,
bentuk, warna, dan ukuran mikroplastik dalam kerang hijau di Pantai Desa Kalipang.
Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive random sampling, yaitu
mengumpulkan kerang hijau sebanyak 90 individu yang dibagi dalam tiga kelompok
ukuran berdasarkan panjang cangkang kerang yaitu ukuran 2,0-3,9 cm (Kecil), 4,0-5,9
cm (Sedang) dan 6,0-7,9 cm (Besar). Pengamatan dan penghitungan jumlah
mikroplastik dilakukan dengan metode observasi visual menggunakan mikroskop
stereo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk mikroplastik yang ditemukan yaitu
fiber, fragment, film dan pellet. Warna mikroplastik yang ditemukan yaitu hitam,
merah, biru, putih, coklat dan kuning. Rentang ukuran mikroplastik yang ditemukan
yaitu 0,02 - 3,98 mm. Bentuk yang mendominasi adalah fragment dengan persentase
sebesar 45,0% dan warna yang mendominasi adalah hitam dengan persentase sebesar
54,1%. Kelimpahan mikroplastik tertinggi terdapat pada kerang ukuran kecil yang
ditemukan pada stasiun 3 dengan jumlah 16,37 partikel/g. Sedangkan kelimpahan
terendah terdapat pada kerang ukuran besar yang ditemukan pada stasiun 1 dengan
jumlah 1,57 partikel/g. Berdasarkan hasil penelitian, kelimpahan mikroplastik
berbanding terbalik dengan ukuran cangkang kerang, semakin besar cangkang kerang
hijau maka semakin sedikit kelimpahan mikroplastik yang terkandung. Sehingga, dapat
disimpulkan bahwa kerang berukuran besar lebih aman dikonsumsi jika dibandingkan
dengan kerang berukuran kecil.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kerang hijau, mikroplastik, Rembang |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 08 May 2026 02:56 |
| Last Modified: | 08 May 2026 02:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50636 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
