Search for collections on Undip Repository

Pengaruh Dapagliflozin Terhadap Jarak 6-Minute Walk Test pada Pasien Gagal Jantung Dekompensasi Akut dengan Fraksi Ejeksi Menurun

Ksatria, Feby Tegar and Herry, Yan and Satoto, RR. Hari Hendriarti and Dharminto, Dharminto (2026) Pengaruh Dapagliflozin Terhadap Jarak 6-Minute Walk Test pada Pasien Gagal Jantung Dekompensasi Akut dengan Fraksi Ejeksi Menurun. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS] Text (ABSTRAK-TESIS)
FEBY TEGAR K-22041721320006-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (158kB)

Abstract

Latar belakang: Gagal jantung dekompensasi akut terutama dengan fraksi ejeksi menurun merupakan penyebab utama rawat inap kardiovaskular dengan prognosis buruk, ditandai penurunan aktivitas fisik, menyebabkan penurunan kekuatan otot lalu menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari seperti berjalan. Dapagliflozin terbukti memperbaiki luaran pada gagal jantung, namun data pada fase akut terkait fungsi otot dan kemampuan berjalan masih terbatas.
Tujuan: Mengevaluasi pengaruh dapagliflozin terhadap jarak 6-Minute Walk Test dan rehospitalisasi pada pasien gagal jantung dekompensasi akut dengan fraksi ejeksi menurun.
Metode. Penelitian eksperimental double-blind randomized controlled trial pada pasien gagal jantung dekompensasi akut dengan fraksi ejeksi menurun (LVEF ≤ 40%) yang menginisiasi dapagliflozin 10 mg/hari dalam 24 jam perawatan, dilanjutkan selama 30 hari, dan plasebo. Penilaian jarak 6 Minute Walk Test dan rehospitalisasi pada baseline dan hari ke-30. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji parametrik atau non-parametrik sesuai distribusi data; p<0,05 dianggap signifikan.
Hasil: Sebanyak 60 subjek (dapagliflozin n=30; plasebo n=30) dianalisis. Peningkatan jarak 6 Minute Walk Test signifikan intra-kelompok namun tidak terbukti berbeda bermakna antar kelompok. Rehospitalisasi cenderung lebih rendah pada dapagliflozin namun tidak berbeda signifikan.
Kesimpulan: Pemberian dapagliflozin sejak fase akut hingga 30 hari pada pasien gagal jantung dekompensasi akut dengan fraksi ejeksi menurun tidak memberikan perbedaan efek terhadap peningkatan jarak 6MWT dan tidak menurunkan angka rehospitalisasi antar kelompok secara bermakna.
Kata kunci: Dapagliflozin, gagal jantung dekompensasi akut, fraksi ejeksi menurun, jarak 6 Minute Walk Test, rehospitalisasi

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Dapagliflozin, gagal jantung dekompensasi akut, fraksi ejeksi menurun, jarak 6 Minute Walk Test, rehospitalisasi
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 11 May 2026 02:32
Last Modified: 11 May 2026 02:32
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50633

Actions (login required)

View Item View Item