NUR ‘UFAIRAH, FIRYALLIA FIQA (2024) KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN KERANG HIJAU (Perna viridis) YANG DIBUDIDAYAKAN PADA PERAIRAN SUNGAI BOGORAME DAN BELAKANG HYBRID COMPOUND STRUCTURE TIMBULSLOKO, SAYUNG, KABUPATEN DEMAK (24da465). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Firyallia Fiqa 24da465 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Budidaya kerang hijau dilakukan di perairan sungai Bogorame dan belakang
hybrid compound structure Timbulsloko. Ke dua lokasi penelitian tersebut
memiliki karakteristik yang berbeda seperti, perbedaan kedalaman di lokasi sungai
Bogorame lebih dalam dibandingkan di belakang hybrid compound structure
Timbulsloko, karena terdapat bangunan struktur kompon yang mengumpulkan
partikel-partikel halus dari pecahan ombak sehingga terjadi sedimentasi. Salinitas
merupakan salah satu parameter kualitas air yang mempengaruhi pertumbuhan dan
kelulushidupan kerang hijau, salinitas di lokasi sungai Bogorame lebih berfluktuatif,
dibandingkan dan belakang hybrid compound structure Timbulsloko. Hal ini
dikarenakan, pengaruh percampuran air tawar dan air laut, pasang surut dan
penguapan.
Tujuan dari penilitan ini, mengetahui nilai kelulushidupan serta pertumbuhan
kerang hijau. Dilakukan percobaan mengisi 50 kantong spat yang terbuat dari
kantong jaring polynet (50 ekor/kantong) pada dua lokasi berbeda. Pengumpulan
data , kelulushidupan (SR), pertumbuhan bobot mutlak, panjang mutlak, SGR bobot
dan panjang, indeks kondisi daging kerang hijau. Kemudian, data dianalisis
menggunakan uji Independent T-test. Data kualitas air dan kesuburan perairan
dianalisis secara deskriptif.
Hasil kelulushidupan, pertumbuhan bobot mutlak, SGR bobot, pertumbuhan
panjang mutlak di sungai Bogorame dan belakang hybrid compound structure
Timbulsloko tidak berbeda nyata. Nilai SGR panjang kerang hijau di sungai
Bogorame 0,62±0,18 mm lebih tinggi dari dengan nilai SGR panjang di belakang
hybrid compound structure 0,44±0,17 mm, dengan hasil terdapat perbedaan nyata.
Pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh kandungan C organik yang berada di bawah
kelayakan, sehingga berpengaruh dalam proses biocalcification atau penyimpanan
mineral kalsium karbonat, menyebabkan pembentukan jaringan cangkang kerang
kurang optimal. Kondisi daging kerang hijau di sungai Bogorame 28,94±2,81%
tidak berbeda nyata dengan kualitas daging kerang hijau di belakang hybrid
compound structure Timbulsloko 31,01±3,96%. Hasil penelitian diperoleh
proyeksi kondisi daging kerang hijau lebih baik, dibandingkan nilai pertumbuhan
dan kelulushidupan kerang hijau.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kerang Hijau, Kelulushidupan, Pertumbuhan Mutlak, Laju Pertumbuhan Spesifik |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 08 May 2026 02:32 |
| Last Modified: | 08 May 2026 02:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50628 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
