YUNITA, Elva (2021) ANALISIS KAUSALITAS PERTUMBUHAN KREDIT PERBANKAN, BI-7 DAY REPO RATE, LOAN TO VALUE (LTV), GIRO WAJIB MINIMUM (GWM), DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020116120054.pdf - Published Version Download (367kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020116120054.pdf - Published Version Download (351kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020116120054.pdf - Published Version Download (352kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi -12020116120054.pdf - Published Version Download (380kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka -12020116120054.pdf - Published Version Download (504kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020116120054.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kausalitas antara
pertumbuhan kredit perbankan, stimulus kebijakan moneter, dan pertumbuhan
ekonomi di Indonesia. Analisis ini mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh
Thierry, dkk (2016). Pertumbuhan kredit dalam mempengaruhi pertumbuhan
ekonomi dapat didorong oleh stimulus kebijakan moneter yang mampu
melonggarkan likuiditas perbankan.
Penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentasi terhadap pertumbuhan
kredit perbankan, pertumbuhan ekonomi (GDP), dan stimulus kebijakan moneter
(BI-7 Day Repo Rate, LTV, dan GWM) dan dianalisis dengan Vector Error
Correction Model (VECM). Hubungan kausalitas antar variabel dan speed of
adjustment dari jangka pendek ke jangka panjang dianalisis sesuai dengan tahapan
yang ada.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kredit perbankan dan
BI-7 Day Repo Rate mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. BI-7 Day
Repo Rate juga mempengaruhi pertumbuhan kredit perbankan. Selanjutnya
pertumbuhan ekonomi di Indonesia mempengaruhi pertumbuhan kredit perbankan
dan LTV. Sedangkan GWM tidak memiliki hubungan kausalitas baik terhadap
pertumbuhan kredit perbankan maupun pertumbuhan ekonomi.
Implikasi kebijakan yang muncul yaitu perlu diperhatikannya penetapan suku
bunga kredit yang dapat dijangkau oleh masyarakat akibat kebijakan pelonggaran
GWM yang belum mampu menambah likuiditas perbankan. Penelitian yang akan
datang diharapkan untuk menambahkan variabel yang dapat mengantisipasi
kerugian apabila terjadi pertumbuhan kredit yang berlebihan saat ekonomi
berekspansi. Keterbatasan yang dimiliki penelitian ini antara lain waktu publikasi
data yang berbeda-beda, periode penelitian yang kurang panjang, dan penggunaan
data yang diinterpolasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | GDP, pertumbuhan kredit perbankan, BI 7- Day Repo Rate, Loan To Value (LTV), Giro Wajib Minimum (GWM). |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 07 May 2026 07:04 |
| Last Modified: | 07 May 2026 07:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50597 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
