Search for collections on Undip Repository

KLAIM JEPANG TERHADAP STATUS PULAU OKINOTORISHIMA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM INTERNATIONAL. _016 HI 2018

PRATAMA, ALDO and IDRIS, MUCHSIN and Hardiwinoto, Soekotjo (2018) KLAIM JEPANG TERHADAP STATUS PULAU OKINOTORISHIMA DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM INTERNATIONAL. _016 HI 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ALDO PRATAMA_COVER.pdf] Text
ALDO PRATAMA_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (241kB)
[thumbnail of ALDO PRATAMA_ABSTRAK.pdf] Text
ALDO PRATAMA_ABSTRAK.pdf

Download (88kB)
[thumbnail of ALDO PRATAMA_BAB I.pdf] Text
ALDO PRATAMA_BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (451kB)
[thumbnail of ALDO PRATAMA_BAB II.pdf] Text
ALDO PRATAMA_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (521kB)
[thumbnail of ALDO PRATAMA_BAB III.pdf] Text
ALDO PRATAMA_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB)
[thumbnail of ALDO PRATAMA_BAB IV.pdf] Text
ALDO PRATAMA_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (470kB)
[thumbnail of ALDO PRATAMA_BAB V.pdf] Text
ALDO PRATAMA_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (96kB)
[thumbnail of ALDO PRATAMA_DAFPUS.pdf] Text
ALDO PRATAMA_DAFPUS.pdf

Download (184kB)

Abstract

Penulisan hukum ini membahas secara khusus mengenai status hukum dari Pulau Okintorishima berdasarkan pasal 121 UNCLOS 1982. Pasal 121 UNCLOS 1982 terdiri dari tiga ayat, dimana ayat ke satu dan ayat kedua dalam pasal tersebut sangat jelas akan tetapi ayat ketiga dari pasal ini sangat tidak jelas dan mengundang banyak argumen dari beberapa ahli hukum internasional. Berdasarkan pasal 121 (1) UNCLOS 1982 semua pulau dapat memiliki zona maritim akan tetapi dijelaskan dalam ayat 3 bahwa batu karang (rocks) yang tidak dapat mendukung habitasi manusia dan tidak dapat mendukung kehidupan ekonominya sendiri tidak dapat memiliki zona maritim, oleh karena itu perlu dianalisis keabsahan status Okinotorishima sebagai sebuah pulau dan penyelesaian masalah sengketa terhadap status pulau. Dalam menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Data diperoleh dari data sekunder. Dianalisis secara kualitatif dan kemudian disajikan secara deskriptif. Karena kedua persyaratan tersebut maka Okinotorishima tidak dapat dikatakan sebagai sebuah pulau yang dapat memiliki zona maritim. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan ada banyak cara untuk menyelesaikan masalah status Pulau Okinotorishima. Berdasarkan UNCLOS 1982 dan piagam PBB dapat digunakan negosiasi, mediasi, adjudikasi, konsoliasi dan arbitrasi. Penulis berpendapat bahwa cara terbaik untuk menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan menggunakan negosiasi dan bila negosiasi antar kedua negara tidak membuahkan hasil maka sebaiknya kasus ini dibawa ke ITLOS karena inti dari permasalahan ini adalah intepretasi dari UNCLOS 1982.
Kata Kunci: Pulau, Batu karang, UNCLOS, ZEE

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pulau, Batu karang, UNCLOS, ZEE
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Perpus FH1
Date Deposited: 07 May 2026 07:43
Last Modified: 07 May 2026 07:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50589

Actions (login required)

View Item View Item