IRTAWA, ZAHRA (2024) SUPLEMENTASI ENZIM FITASE DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN NILEM (Osteochilus hasselti) STADIA BENIH (24da435). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
ZAHRA IRTAWA 24da435 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Pemberian pakan ikan mandiri dalam budidaya ikan nilem (Osteochilus
hasselti) dinilai kurang efektif karena terdapat zat anti nutrisi asam fitat yang dapat
menghambat pertumbuhan ikan. Upaya yang dapat dilakukan untuk menghilangkan
zat anti nutrisi tersebut adalah dengan suplementasi enzim fitase dalam pakan ikan
mandiri. Enzim fitase dapat menghidrolisis zat anti nutrisi menjadi inositol dan
asam fosfat, sehingga meningkatkan penyerapan nutrisi dan pertumbuhan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi enzim fitase
dalam pakan buatan terhadap laju pertumbuhan relatif dan kelulushidupan ikan
nilem (O. hasselti), menentukan dosis optimum enzim fitase. Penelitian dilakukan
di Loka Muntilan, Kabupaten Magelang selama 42 hari. Ikan uji yang digunakan
pada penelitian ini adalah benih ikan nilem dengan bobot rata-rata 1,5±0,04 g/ekor.
Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak
Lengkap, 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah
suplementasi enzim fitase dalam pakan buatan dengan dosis berbeda yaitu A (0 g/kg
pakan), B (0,5 g/kg pakan), C (1,0 g/kg pakan), dan D (1,5 g/kg pakan). Data
dianalisis dengan analisis ragam dan apabila berpengaruh nyata maka dilakukan uji
lanjut Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Uji polinomial
orthogonal dilakukan untuk mengetahui dosis optimum fitase. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa suplementasi fitase pada pakan buatan berpengaruh nyata
(P<0,05) terhadap RGR, FCR, EPP dan PER namun tidak berpengaruh nyata
terhadap SR. Dosis optimum untuk variabel RGR, FCR, EPP, dan PER diperoleh
pada dosis fitase 1,1; 1,06; 1,09; dan 0,33 g/kg pakan yaitu sebesar 5,19%; 1,31;
72,97%; 2,59. Enzim fitase dapat memecah protein menjadi asam amino sehingga
meningkatkan konsumsi pakan, EPP, PER dan menurunkan FCR sehingga
pertumbuhan meningkat. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa nilai terbaik untuk
pertumbuhan terdapat pada pakan uji dengan dosis fitase optimum 1,1 g/kg pakan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nilem, pakan, pertumbuhan, fitase, kelulushidupan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 07 May 2026 02:10 |
| Last Modified: | 07 May 2026 02:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50536 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
