Search for collections on Undip Repository

ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN UNTUK BUDIDAYA KERANG MUTIARA (Pinctada maxima) BERDASARKAN PEMODELAN GEOSPASIAL DI PERAIRAN TELUK SALEH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT (24da433)

YUNAN HELMI, SYAZWINA MALWA (2024) ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN UNTUK BUDIDAYA KERANG MUTIARA (Pinctada maxima) BERDASARKAN PEMODELAN GEOSPASIAL DI PERAIRAN TELUK SALEH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT (24da433). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Syazwina Malwa Yunan Helmi 24da433 FULL.pdf] Text
Syazwina Malwa Yunan Helmi 24da433 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kerang Mutiara (P. maxima) merupakan salah satu komoditas dari sektor
kelautan yang bernilai ekonomi tinggi dan memiliki prospek pengembangan usaha
di masa yang akan datang. Kegiatan budidaya tidak lepas dari penentuan lokasi
yang sesuai bagi organisme yang dikultur dan pada kenyataanya masyarakat
menentukan lokasi masih berdasarkan feeling memperkirakan tanpa dilakukan uji
coba. Hal ini menyebabkan pengembangan budidaya laut tidak berjalan dengan
optimal. Penelitian ini dilakukan di 40 titik dengan metode purposive sampling
dengan data berupa data kualitas air yang didapatkan bersama tim peneltian yakni
meliputi parameter suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut, kecerahan, nitrat, fosfat,
jenis substrat dasar perairan dan sebaran fitoplankton. Sedangkan untuk parameter
arus, kedalaman dan tinggi gelombang diperoleh dari data sekunder berupa data
batimetri dan data kecepatan angin selama tahun 2023. Semua data dianalisis secara
geospasial menggunakan aplikasi ArcGIS v10.8. Peta yang dihasilkan kemudian
diolah untuk menduga nilai kesesuaian perairan untuk budidaya kerang mutiara (P.
maxima). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 kelas kesesuaian dengan
presentase 25,58% (315 ha) untuk kelas Kurang Sesuai (KS); 57,54% (709 ha)
untuk kelas Cukup Sesuai (CS); dan 16,88% (208 ha) untuk kelas Sesuai (S) dari
total luas wilayah keseluruhan pada wilayah studi yakni 1.232 ha. Berdasarkan
analisis kesesuaian perairan yang telah dilakukan, perairan di Teluk Saleh dapat
dikembangkan untuk budidaya kerang mutiara menggunakan metode long line
dengan luas yang direkomendasikan sebesar 60% dari luas wilayah total kelas
Cukup Sesuai (CS) dan Sesuai (S) yakni seluas 550,2 ha. Berdasarkan analisis
potensi, didapatkan potensi produksi pada wilayah yang direkomendasikan untuk
budidaya metode long line yakni 84,6 ha dengan total benih yakni 523.287.378
individu dengan SR 90% yang dihitung menggunakan daya dukung lahan sesuai
padat tebar budidaya yang kemudian didapatkan potensi produksi budidaya kerang
mutiara sebesar 4.186,2 ton/siklus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Mutiara, Kesesuaian, Teluk, Geospasial.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 07 May 2026 02:02
Last Modified: 07 May 2026 02:02
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50533

Actions (login required)

View Item View Item