Search for collections on Undip Repository

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Overall Survival 5 Tahun Pasien Leukemia Mieloid Kronik Fase Kronis di RSUP Dr. Kariadi Semarang (Periode 2019 – 2024)

Rachmandiar, Raras and Santosa, Damai (2026) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Overall Survival 5 Tahun Pasien Leukemia Mieloid Kronik Fase Kronis di RSUP Dr. Kariadi Semarang (Periode 2019 – 2024). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK Tesis - Raras Rachmandiar - Faktor faktor yang memengaruhi overall survival LMK] Text (ABSTRAK Tesis - Raras Rachmandiar - Faktor faktor yang memengaruhi overall survival LMK)
ABSTRAK Tesis - Raras Rachmandiar - Faktor faktor yang memengaruhi overall survival LMK.pdf

Download (134kB)

Abstract

Latar Belakang:Leukemia mieloid kronis (LMK) adalah neoplasma mieloproliferatif dengan fusi gen BCR–ABL1 dan aktivitas tirosin kinase konstitutif. Meskipun inhibitor tirosin kinase (TKI) meningkatkan kelangsungan hidup, faktor yang memengaruhi luaran jangka panjang pasien LMK fase kronis di negara berkembang masih belum jelas. Penelitian ini mengevaluasi faktor yang memengaruhi overall survival (OS) 5 tahun pada LMK fase kronis.
Metode:Studi kohort retrospektif dengan 89 pasien LMK fase kronis dewasa di RSUP Dr. Kariadi pada April 2018–April 2019, dengan follow-up sampai 5 tahun. OS didefinisikan sebagai waktu sejak diagnosis hingga kematian akibat sebab apapun. Variabel meliputi usia, jenis kelamin, jenis TKI, dosis awal, tipe transkrip BCR–ABL1, jumlah leukosit awal, serta kadar BCR–ABL1 pada bulan ke-0, 3, 6, 12. Analisis menggunakan Kaplan–Meier dengan uji log-rank serta Cox proportional hazards.
Hasil:Sebanyak 24 dari 89 pasien (27%) meninggal, dengan OS 5 tahun 73%. Rerata usia subjek 41,4 tahun. Tidak ditemukan perbedaan OS bermakna berdasarkan usia, jenis kelamin, jenis TKI, maupun dosis awal TKI. Analisis log rank dan Cox univariat menunjukkan jumlah leukosit awal, tipe transkrip BCR–ABL1, dan kadar BCR–ABL1 bulan ke-3 berhubungan dengan OS. Pada analisis multivariat, tipe transkrip BCR–ABL1 b3a2 memiliki risiko mortalitas lebih rendah dibandingkan b2a2 (HR≈0,20; p<0,01), sedangkan kadar BCR–ABL1 bulan ke-3 merupakan prediktor independen mortalitas (HR≈1,02; p<0,05).
Kesimpulan:Pada penelitian ini, kadar BCR–ABL1 bulan ke-3 dan tipe transkrip BCR–ABL1 merupakan faktor prognostik independen yang memengaruhi OS pasien LMK fase kronis. Temuan ini mendukung pentingnya respons molekuler dini serta pemantauan terstruktur untuk luaran jangka panjang.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Leukemia mieloid kronis, Overall Survival, BCR-ABL1, inhibitor tirosin kinase
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 08 May 2026 04:06
Last Modified: 08 May 2026 04:06
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50523

Actions (login required)

View Item View Item