BUDISIWI, WIDYA AYU (2024) PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK NANOKITOSAN DAUN BIDARA ARAB (Ziziphus spina-christi) DALAM PAKAN SEBAGAI IMUNOSTIMULAN IKAN PATIN (Pangasius sp.) YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila (24da430). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Widya Ayu Budisiwi 24da430 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Permasalahan pada kegiatan budidaya ikan patin yang sering terjadi yaitu
ikan yang dibudidaya terjangkit penyakit. Motile Aeromonas Septicema (MAS)
merupakan salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas
hydrophila, sehingga sangat penting untuk dilakukan upaya pencegahan.
Imunostimulan merupakan salah satu bentuk pencegahan dengan meningkatkan
respon imun non spesifik ikan. Penggunaan bahan herbal sebagai imunostimulan
dapat dijadikan alternatif untuk penggunaan antibiotik yang meninggalkan residu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak
nanokitosan daun bidara arab sebagai imunostimulan pada ikan patin terhadap
respon imun, pertumbuhan dan kelulushidupan yang diinfeksi A. hydrophila.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimental dengan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Penelitian ini
menggunakan ikan patin sebanyak 150 ekor dengan penggunaan pakan dengan
penambahan ekstrak nanokitosan daun bidara arab. Pakan perlakuan terdiri dari A
(0 ppm), B (450 ppm), C (500 ppm), D (550 ppm) dan K+ (tetrasiklin 10 ppm).
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu dan Laboratorium
Departemen Akuakultur, Gedung C Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,
Universitas Diponegoro pada bulan Januari- Mei 2023. Parameter yang diamati
terdiri dari profil darah, gejala klinis, pertumbuhan, total konsumsi pakan dan
kualitas air. Ikan patin diberi pakan perlakuan selama 14 hari dan 10 hari pasca
infeksi A. hydrophila dengan pakan komersil. Penambahan ekstrak nanokitosan
daun bidara arab memberikan perbedaan nyata terhadap total neutrofil sebagai
perangsang aktivitas sistem imun. Penambahan ekstrak nanokitosan daun bidara
arab juga memberikan perbedaan nyata terhadap monosit, limfosit dan aktivitas
fagositosis pasca infeksi. Disimpulkan bahwa, konsentrasi terbaik ekstrak
nanokitosan daun bidara arab yaitu 500 ppm dengan memberikan kelulushidupan
tertinggi sebesar 70%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | A. hydrophila; kitosan nanopartikel; imunostimulan; Pangasius sp.; daun bidara arab |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 06 May 2026 07:52 |
| Last Modified: | 06 May 2026 07:52 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50521 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
