Search for collections on Undip Repository

RESISTENSI BAKTERI Vibrio sp PADA TAMBAK PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DARI DSTP JEPARA TERHADAP ANTIBIOTIK OKSITETRASIKLIN DAN ERITROMISIN (24da422)

AZZAHRA, SAYYIDAH SYIFA (2024) RESISTENSI BAKTERI Vibrio sp PADA TAMBAK PEMBESARAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DARI DSTP JEPARA TERHADAP ANTIBIOTIK OKSITETRASIKLIN DAN ERITROMISIN (24da422). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of SAYYIDAH SYIFA AZZAHRA 24da422 FULL.pdf] Text
SAYYIDAH SYIFA AZZAHRA 24da422 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Udang vaname merupakan salah satu komoditas perikanan yang
mempunyai nilai ekspor dan keuntungan yang tinggi, sehingga para pembudidaya
udang vaname menerapkan sistem teknologi budidaya udang intensif. Teknologi
budidaya udang intensif dengan padat tebarnya yang tinggi, tanpa adanya
manajemen yang baik akan menyebabkan udang rentan terhadap penyakit serta
kematian. Serangan bakteri Vibrio sp. pada udang sangat berbahaya karena dapat
menyebabkan kematian massal pada budidaya udang. Permasalahan penyakit yang
disebabkan bakteri patogen dapat diatasi dengan pemberian antibiotik, namun
penggunaan antibiotik yang tidak rasional akan menimbulkan Antimicrobial
Resistence (AMR) di lingkungan perairan. Tujuan dari penelitian ini
mengidentifikasi jenis spesies bakteri Vibrio sp dan mengetahui tingkat resistensi
bakteri Vibrio sp terhadap antibiotik oksitetrasiklin dan eritromisin. Penelitian ini
dilakukan dengan metode eksploratif konfirmatorif. Sampel yang digunakan
berasal dari air dan usus pembesaran udang vaname di DSTP (Direktorat Science
Techno Park) Jepara. Berdasarkan karakter morfologi, gram dan biokimia bakteri
didapatkan jenis spesies bakteri genus Vibrio yaitu V. parahaemolyticus, V.
anguillarum, dan V. metschnikovii. Bakteri yang terdapat di air dan usus
pembesaran udang vaname dilakukan pengujian AMR menggunakan antibiotik
oksitetrasiklin dan eritromisin dengan dosis 60 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm,
dan 400 ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa diameter zona
hambat atau zona bening dari bakteri genus Vibrio tersebut menunjukkan hasil
dibawah 18 mm yang berarti bakteri uji telah resisten terhadap antibiotik
Eritromisin dan Oksitetrasiklin pada dosis 60 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm,
dan 400 ppm.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Eritromisin; Litopenaeus vannamei; Oksitetrasiklin; Resisten; Vibrio sp
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 06 May 2026 06:48
Last Modified: 06 May 2026 06:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50498

Actions (login required)

View Item View Item