Search for collections on Undip Repository

ISTILAH – ISTILAH DALAM PROSES PEMBUATAN GULA AREN DI DUSUN INDROKILO DESA LEREP KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG (KAJIAN ETNOLINGUISTIK)

Hidayatulloh, Najmi Yafi (2023) ISTILAH – ISTILAH DALAM PROSES PEMBUATAN GULA AREN DI DUSUN INDROKILO DESA LEREP KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG (KAJIAN ETNOLINGUISTIK). Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of DRAFT SKRIPSI YAFI SASINDO 13 FIX.pdf] Text
DRAFT SKRIPSI YAFI SASINDO 13 FIX.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Masyarakat Dusun Indrokilo, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang merupakan masyarakat yang mayoritas memiliki mata pencaharian sebagai penderes atau bisa disebut pengolah air nira menjadi gula aren. Dalam proses pembuatan gula aren tersebut memiliki istilah-istilah yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk lingual, makna leksikal serta makna kultural dalam proses pembuatan gula aren di Dusun Indrokilo. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori etnolinguistik. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data lisan dan tulis. Sumber data berasal dari hasil metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan refrensi dari buku-buku atau jurnal. Sedangkan metode analisis data menggunakan metode distribusional dan metode padan. Penyajian analisis data dilakukan secara informal.
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan sebanyak 52 istilah ditemukan dalam proses pembuatan gula aren di Dusun Indrokilo Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang meliputi sligi, deres, bumbung/lodhong/kele, laru, sekul, badheg, tompo/wakul, ancak, tampah, dangu, enjet, irus, angkrop, umpruk, blukang, kereng, bungkel, akik, kade, tekel, uwang, bedhudhug, malu, nderes, dilaru, nitis, dikumi, nyoploki, pawon, diupahi, diiyun, nggodhog, magas, ngulur, ditapel, cikalan, pikulan, ngembar, uluran, meling-meling, ocar-acir, angkul-angkul, gugoh-gugoh, adi kade, tatal nangka, bathok klapa, kenceng dembaga, kayu kopi, kayu suren, godhong luwing, godhong pacar. Istilah-istilah tersebut terbagi ke dalam bentuk kata dasar, kata berimbuhan, kata reduplikasi dan frasa. Selain itu ditemukan juga makna leksikal dan makna kultural. Pada makna kultural ditemukan beberapa istilah yang mengajarkan pentingnya nilai-nilai hubungan antara manusia dengan manusia serta hubungan antara manusia dengan alam sekitar.
Kata kunci: Etnolinguistik, bentuk lingual, makna leksikal, makna kultural

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 06 May 2026 03:11
Last Modified: 06 May 2026 03:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50441

Actions (login required)

View Item View Item