Wahyudi, Bagus (2023) IDENTIFIKASI BENTUK DAN FUNGSI LEKSIKON DALAM TEKS YANG BERPOTENSI MENIMBULKAN KONFLIK DI KOTA SURAKARTA PADA MEDIA DIGITAL: ANALISIS LINGUISTIK FORENSIK. Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.
|
Text
SKRIPSI BAGUS WAHYUDI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Wahyudi, Bagus. “Identifikasi Bentuk dan Fungsi Leksikon dalam Teks yang Berpotensi Menimbulkan Konflik di Kota Surakarta Pada Media Digital: Analisis Linguistik Forensik”. Skripsi. Program Strata 1 Program Studi Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Diponegoro. Semarang. Dosen Pembimbing: Dr. Drs. M. Suryadi, M.Hum.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan fungsi leksikon dalam teks konflik pada media digital di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik forensik dengan mengaplikasikan teori bentuk leksikon, struktur kalimat, dan fungsi sintaksis. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian itu adalah metode dokumentasi. Metode dokumentasi dilakukan dengan teknik baca, simak, dan catat. Teknik baca, simak dan catat dilakukan dengan cara membaca, mengamati dan mencatat teks-teks yang berpotensi menimbulkan konflik di Kota Surakarta pada media digital. Metode analisis data digunakan untuk mengurai satuan lingual berdasarkan struktur dan fungsi kalimat dengan mempertimbangkan aspek-aspek topikalisasi keforensikan dalam kalimat.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa leksikon-leksikon yang berpotensi menimbulkan konflik di media digital Kota Surakarta memiliki bentuk yang bervariasi. Penelitian ini menemukan sebanyak 48 leksikon yang berpotensi menimbulkan konflik yakni 24 leksikon berbentuk monomorfemis dan 24 leksikon berbentuk polimorfemis. Leksikon-leksikon tersebut terdiri dari 27 leksikon berkategori verba, 13 leksikon berkategori nomina, dan 8 leksikon berkategori adjektiva. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa dari data-data yang telah dikumpulkan terdapat 32 kalimat yang memiliki potensi menimbulkan konflik di media digital. Berdasarkan strukturnya, kalimat-kalimat tersebut memiliki konstituen-konstituen yang berpotensi menimbulkan konflik yakni 28 konstituen menduduki fungsi predikat, 3 konstituen menduduki fungsi keterangan, dan 1 konstituen menduduki fungsi pelengkap.
Kata kunci: bentuk leksikon, fungsi leksikon, media digital, struktur kalimat, teks konflik
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 06 May 2026 02:18 |
| Last Modified: | 06 May 2026 02:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50425 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
