MANURUNG, SALMON ABERTNEGO and Hardiwinoto, Soekotjo and Pramono, Agus (2018) KAJIAN YURIDIS TERHADAP HUBUNGAN BILATERAL ANTARA KOREA UTARA DAN JEPANG DALAM KAITAN DENGAN UJI COBA RUDAL BALISTIK. _008 HI 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
SALMON ABERTNEGO MANURUNG_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (298kB) |
|
|
Text
SALMON ABERTNEGO MANURUNG_ABSTRAK.pdf Download (68kB) |
|
|
Text
SALMON ABERTNEGO MANURUNG_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) |
|
|
Text
SALMON ABERTNEGO MANURUNG_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (267kB) |
|
|
Text
SALMON ABERTNEGO MANURUNG_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (14kB) |
|
|
Text
SALMON ABERTNEGO MANURUNG_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (229kB) |
|
|
Text
SALMON ABERTNEGO MANURUNG_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (55kB) |
|
|
Text
SALMON ABERTNEGO MANURUNG_DAFPUS.pdf Download (95kB) |
Abstract
Korea Utara dan Jepang merupakan salah satu dari komunitas internasional yang ada di dunia. Sebagai bagian dari komunitas internasional, kedua negara diharapkan dapat menjunjung tinggi perdamaian dan keamanan, terutama dalam hal penyelesaian permasalahan internasional. Kedua negara ini bersama-sama berada di wilayah yang dekat yakni semenanjung Korea, dimana wilayah tersebut sedang mengalami krisis nuklir. Krisis nuklir yang dipicu oleh senjata nuklir milik Korea Utara menjadi perhatian khusus bagi komunitas internasional terutama saat Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik melalui wilayah Jepang, yang makin memperburuk hubungan bilateral antar kedua negara. Hal ini merupakan perhatian khusus bukan hanya bagi negara-negara di kawasan Asia Timur, namun juga negara-negara di dunia melalui PBB dimana komunitas internasional mengharapkan terciptanya stabilitas di kawasan semenanjung Korea. Tindakan dan peran serta negara–negara dunia dan organisasi internasional sangatlah dibutuhkan demi meredanya krisis di semenanjung korea. Bukan saja hanya sanksi–sanksi dan resolusi, tetapi suatu tindakan diplomatis nyata.
Permasalahan yang penulis bahas dalam penulisan hukum ini adalah bagaimana hubungan bilateral kedua negara dan implikasi uji coba rudal balistik terhadap hubungan Korea Utara – Jepang.
Dalam penulisan hukum ini penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Data diperoleh dari data sekunder yang diuraikan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan hubungan bilateral antara Korea Utara dengan Jepang bersifat tidak stabil. Naik turunnya hubungan kedua negara tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor terutama kebijakan – kebijakan luar negeri yang diambil oleh Jepang. Implikasi uji coba rudal balistik Korea Utara memperburuk krisis nuklir yang terjadi di semenanjung Korea, terutama terhadap Jepang. Selain itu, Korea Utara telah melanggar asas serta aturan hukum internasional terkait dengan pelaksanaan uji coba senjata nuklir.
Kata Kunci : Hubungan Bilateral, Korea Utara – Jepang, Rudal Balistik
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hubungan Bilateral, Korea Utara – Jepang, Rudal Balistik |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 06 May 2026 01:43 |
| Last Modified: | 06 May 2026 01:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50413 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
