Search for collections on Undip Repository

Kolektor Dan Konsumsi Piringan Hitam (Studi Deskriptif Budaya Kolektor dan Konsumen Piringan Hitam di Kota Jakarta Selatan)

AYSHA, AMARANGGANI (2025) Kolektor Dan Konsumsi Piringan Hitam (Studi Deskriptif Budaya Kolektor dan Konsumen Piringan Hitam di Kota Jakarta Selatan). Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of AMARANGGANI AYSHA_13040218130056_KOLEKTOR DAN KONSUMSI PIRINGAN HITAM STUDI DESKRIPTIF KOLEKTOR DAN KONSUMEN PIRINGAN HIT~1.pdf] Text
AMARANGGANI AYSHA_13040218130056_KOLEKTOR DAN KONSUMSI PIRINGAN HITAM STUDI DESKRIPTIF KOLEKTOR DAN KONSUMEN PIRINGAN HIT~1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Musik sebagai salah satu bentuk karya seni yang tidak luput dari kehidupan manusia dari zaman ke-zaman terus berkembang dari bentuk satu ke bentuk lainnya. Di dunia yang serba digital, sebagian besar masyartakat modern memilih utuk berlangganan layanan streaming secara daring. Hal ini membuat rilisan musik dalam bentuk fisik semakin tergeser dimakan waktu. Namun, hal ini justru meningkatkan nilai dari rilisan fisik tersebut, seperti halnya piringan hitam.
Piringan hitam menjadi suatu item koleksi yang digandrungi para penikmat musing. Meskipun Harga dan biaya perawatannya yang semakin mahal, namun hal ini justru menjadi suatu nilai tambah yang menjadikan piringan hitam itu sendiri sebagai suatu benda berharga yang dibanggakan oleh penikmatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pola perilaku dan budaya konsumsi kolektor dan konsumen rilisan fisik piringan hitam di Jakarta, serta menganalisis bagaimana pola perilaku dan budaya tersebut mempengaruhi gaya hidup kolektor dan konsumen para kolektor.
Hasil penelitian menemukan bahwa para kolektor memiliki pola kesamaan yang menjadi alasan perilaku koleksi yang dilakukan, yaitu kesamaan latar belakang sebagai para pekerja seni, yang mengkonsolidasi selera mereka dalam musik, dan menjadikan piringan hitam sebagai suatu benda berharga. Penelitian ini juga mengungkapkan bagaimana ketertarikan para informan dalam musik mampu divisualisasikan melalui sampul album yang dijajakan di atas piringan hitam. Budaya koleksi ini juga membentuk suatu konstruksi sosial yang menempatkan para kolektor di strata yang lebih tinggi di tengah penikmat musik lainnya, karena sifat piringan hitam yang sudah dianggap sebagai suatu benda berharga, atau totem.
Kata Kunci : Musik, Piringan hitam, Totem

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 05 May 2026 02:28
Last Modified: 05 May 2026 02:28
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50354

Actions (login required)

View Item View Item