Search for collections on Undip Repository

STUDI KONDISI EKOSITEM PADANG LAMUN DI PANTAI BAMA, TAMAN NASIONAL BALURAN, JAWA TIMUR (26dik182)

FAUZAN, MUHAMMAD AGITS (2026) STUDI KONDISI EKOSITEM PADANG LAMUN DI PANTAI BAMA, TAMAN NASIONAL BALURAN, JAWA TIMUR (26dik182). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Muhammad Agits Fauzan 26dik182.pdf] Text
Muhammad Agits Fauzan 26dik182.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Padang lamun merupakan salah satu ekosistem pesisir yang berperan
penting sebagai habitat biota, penstabil sedimen, serta pendukung produktivitas
perairan dangkal. Pantai Bama di kawasan Taman Nasional Baluran memiliki
hamparan lamun yang dimanfaatkan sebagai bagian dari aktivitas pesisir, sehingga
diperlukan data kondisi terkini sebagai dasar pemantauan dan pengelolaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi ekosistem padang lamun di
Pantai Bama berdasarkan komposisi jenis, persentase tutupan, dan kerapatan
lamun, serta menganalisis kondisi lingkungan perairan dan karakteristik substrat
sebagai faktor pendukung. Penelitian dilaksanakan pada 19–28 Oktober 2025
menggunakan metode survei lapangan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.
Pengambilan data dilakukan pada tiga stasiun (masing-masing tiga transek) dengan
metode transek garis–kuadrat ukuran 50×50 cm pada transek 100 m (interval 10 m),
serta pengukuran parameter fisika-kimia perairan (suhu, salinitas, pH, DO,
kecerahan, kedalaman, nitrat, dan fosfat) dan analisis sedimen. Hasil penelitian
menunjukkan ditemukan lima jenis lamun yaitu Enhalus acoroides, Thalassia
hemprichii, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis, dan Syringodium isoetifolium
(jenis terakhir tidak ditemukan pada Stasiun 3). Rata-rata tutupan lamun berkisar
45,92–49,53% dengan rata-rata total 48,23% dan termasuk kategori sedang.
Kerapatan lamun berkisar 138,67–212,36 ind/m², dengan Stasiun 1–2 termasuk
rapat, sedangkan Stasiun 3 sangat rapat. Kondisi perairan relatif mendukung
keberadaan lamun (pH 7,26–7,41; DO 5,71–6,20 mg/L; kecerahan ±61,67–65,33
cm), namun kandungan nutrien nitrat (3,33–6,93 mg/L) dan fosfat (0,04–0,08
mg/L) menunjukkan adanya indikasi pengkayaan nutrien yang perlu dipantau.
Substrat didominasi fraksi pasir (86,84–92,07%) dengan campuran kerikil (7,92
13,16%). Secara umum, padang lamun Pantai Bama berada pada kondisi tutupan
sedang dengan kerapatan relatif tinggi, sehingga diperlukan monitoring berkala
untuk menjaga stabilitas ekosistem dan meminimalkan tekanan aktivitas pesisir.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: padang lamun; tutupan; kerapatan; kualitas perairan; Pantai Bama.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 16 Jul 2026 08:10
Last Modified: 16 Jul 2026 08:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50347

Actions (login required)

View Item View Item