Search for collections on Undip Repository

ANALISIS INDEKS KESESUAIAN WISATA DAN DAYA DUKUNG KAWASAN EKOWISATA DI PANTAI BAMA, TAMAN NASIONAL BALURAN, SITUBONDO, JAWA TIMUR (26dik178)

BASTIANO, ABEL DZAHA (2026) ANALISIS INDEKS KESESUAIAN WISATA DAN DAYA DUKUNG KAWASAN EKOWISATA DI PANTAI BAMA, TAMAN NASIONAL BALURAN, SITUBONDO, JAWA TIMUR (26dik178). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Abel Dzaha Bastiano 26dik178.pdf] Text
Abel Dzaha Bastiano 26dik178.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pantai Bama di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur memiliki
potensi ekowisata bahari yang didukung keberadaan pasir putih, ekosistem
mangrove, dan padang lamun. Peningkatan kunjungan wisata perlu diimbangi
dengan perencanaan berbasis kondisi biofisik agar pemanfaatan kawasan tetap
berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi sumber daya alam,
menghitung Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) kategori rekreasi pantai,
mengestimasi Daya Dukung Kawasan (DDK), serta menyusun strategi
pengembangan ekowisata berdasarkan hasil IKW dan DDK. Pengambilan data
dilakukan pada tiga stasiun dengan jarak antar stasiun 20m. Pada pengambilan data
lamun menggunakan transek kuadran berukuran 50 x 50 cm² dengan Panjang
transek 100 m. Pengambilan data mangrove dilakukan dengan menggunakan
ukuran plot yang berbeda pada setiap tingkat pertumbuhan, yaitu 10 m × 10 m untuk
tingkat pohon, 5 m × 5 m untuk tingkat anakan, dan 2 m × 2 m untuk tingkat semai
Pengamatan melalui pengukuran parameter kesesuaian wisata pantai, observasi
ekosistem pesisir, serta penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Analisis IKW
menggunakan matriks kesesuaian wisata pantai, DDK dihitung berdasarkan luas
area pemanfaatan dan waktu kunjungan, sedangkan strategi pengembangan disusun
melalui analisis SWOT dan pemilihan prioritas dengan QSPM. Hasil menunjukkan
potensi ekosistem pesisir yang mendukung ekowisata: kerapatan lamun berkisar
143,63–218,90 ind/m², dengan rata-rata tutupan lamun 48,03% (kategori sedang),
serta kondisi mangrove relatif rapat hingga sangat padat di beberapa stasiun. Nilai
IKW pada seluruh stasiun termasuk kategori S1 (sangat sesuai) dengan kisaran
89,81%–94,44%. DDK rekreasi pantai sebesar 2.892 orang/hari pada luas area
pemanfaatan 24.100 m². Hasil SWOT menempatkan pengembangan pada kuadran
I (strategi SO), dengan prioritas QSPM utama yaitu dukungan pemerintah dalam
pengembangan fasilitas untuk memaksimalkan sarana dan akses wisata. Temuan ini
menunjukkan Pantai Bama sangat layak dikembangkan sebagai ekowisata pantai,
dengan peningkatan fasilitas ramah lingkungan, serta penguatan konservasi
mangrove dan lamun.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pantai Bama, ekowisata, Indeks Kesesuaian Wisata, daya dukung kawasan, mangrove, lamun, SWOT, QSPM.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 16 Jul 2026 08:11
Last Modified: 16 Jul 2026 08:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50339

Actions (login required)

View Item View Item