FAUZI, SMILE ALZA (2026) KOMPOSISI DAN STRUKTUR KOMUNITAS KEPITING PADA EKOSISTEM MANGROVE DESA TIREMAN, KABUPATEN REMBANG (26dik163). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
SMILE ALZA FAUZI 26dik163.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang
memiliki peran penting sebagai habitat berbagai organisme, termasuk kepiting
yang berfungsi dalam proses dekomposisi bahan organik dan menjaga
keseimbangan ekosistem. Kepiting sering digunakan sebagai bioindikator untuk
menilai kondisi lingkungan mangrove karena keberadaannya dipengaruhi oleh
faktor biotik maupun abiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
komposisi jenis dan struktur komunitas kepiting pada ekosistem mangrove di
Desa Tireman, Kabupaten Rembang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus
2025 dengan menggunakan metode survei lapangan. Pengambilan sampel
kepiting dilakukan pada empat stasiun pengamatan menggunakan transek
berukuran 10 × 10 m² dengan teknik penggalian liang dan pengambilan langsung
(hand picking). Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu, salinitas,
oksigen terlarut (DO), dan pH. Sampel kepiting yang diperoleh kemudian
diidentifikasi di laboratorium berdasarkan karakter morfologi menggunakan
literatur identifikasi yang relevan. Analisis data meliputi kelimpahan, indeks
keanekaragaman (H’), indeks keseragaman (E), dan indeks dominansi (C) untuk
menggambarkan struktur komunitas kepiting pada setiap stasiun penelitian. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa komunitas kepiting di ekosistem mangrove Desa
Tireman memiliki komposisi spesies yang beragam dengan tingkat kelimpahan
yang berbeda pada setiap stasiun dikarenakan perbedaan faktor lingkungan seperti
suhu, salinitas pH, DO dan substat. Terdapat 7 spesies kepiting yang termasuk ke
dalam 5 famili yang berbeda. Famili Sesarmidae merupakan famili dengan jumlah
spesies terbanyak, yaitu tiga spesies yang terdiri atas Episesarma lafondi,
Parasesarma rutilimanum, dan Parasesarma eumolpe. Selanjutnya, famili
Portunidae ditemukan satu spesies yaitu Scylla serrata. Famili Varunidae juga
ditemukan satu spesies yaitu Pseudograpsus albus. Famili Ocypodidae yaitu Uca
vocans, serta famili Matutidae juga satu spesies yaitu Matuta planipes.
Kelimpahan berkisar 0,01–0,06 ind/m². Keanekaragaman tergolong rendah
sedang (H’ 0,85–1,60), keseragaman tinggi (e 0,78–1), dan dominasi rendah
sedang (C 0,2–0,47), sehingga tidak ada spesies yang mendominasi. Pola sebaran
cenderung acak (random). Perbedaan kondisi habitat pada masing-masing stasiun
menyebabkan variasi dalam distribusi dan kelimpahan spesies kepiting. Penelitian
ini memberikan informasi penting mengenai data struktur komunitas kepiting
pada ekosistem mangrove Desa Tireman, Kabupaten Rembang dan pengelolaan
sumber daya pesisir secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ekosistem mangrove, kepiting, struktur komunitas, kelimpahan, Desa Tireman. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 08:13 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 08:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50289 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
