Search for collections on Undip Repository

Bioremediasi Air Terproduksi Minyak Bumi menggunakan Kombinasi Bakteri Bacillus Flexus dan Mikroalga Chlorella vulgaris.

Elmayanti, Anisa (2024) Bioremediasi Air Terproduksi Minyak Bumi menggunakan Kombinasi Bakteri Bacillus Flexus dan Mikroalga Chlorella vulgaris. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (17kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of 4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf] Text
4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of 6. ABSTRAK.pdf] Text
6. ABSTRAK.pdf

Download (9kB)
[thumbnail of 7. ABSTRACT.pdf] Text
7. ABSTRACT.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of 8. DAFTAR ISI.pdf] Text
8. DAFTAR ISI.pdf

Download (74kB)
[thumbnail of 12. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (79kB)
[thumbnail of 17. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (189kB)

Abstract

Air terproduksi adalah air yang dihasilkan sebagai hasil samping dari pengolahan
minyak dan gas bumi (migas) dan dikategorikan sebagai limbah. Air terproduksi yang
tidak memenuhi standar baku mutu, akan dapat mencemari lingkungan dan
membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan air
terproduksi sebelum dibuang ke lingkungan. Bioremediasi merupakan alternatif yang
alami, ramah lingkungan, ekonomis, dan hemat energi. Chlorella vulgaris merupakan
agen yang dapat digunakan untuk bioremediasi berbagai lingkungan perairan yang
tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas pretreatment air
terproduksi minyak bumi menggunakan Bacillus flexus dalam menurunkan kadar TDS,
salinitas dan mengetahui tingkat preferensi media air terproduksi hasil pretreatment
terhapa pertumbuhan kultur mikroalga Chlorella vulgaris. Desain penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial dua faktor pada
tahap pretreatment air terproduksi, kemudian hasil kombinasi terbaik pada tahap ini
akan dilanjutkan untuk media kultur mikroalga. Data yang diperoleh dianalisis dengan
Uji Anova dan Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk data pretreatment air
produksi. Selanjutnya dilakukan Uji-T untuk data kultur Chlorella vulgaris K1 dan K2.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektifitas pretreatment air terproduksi
migas menggunakan Bacillus flexus dalam menurunkan kadar salinitas sebesar 7,60%
dan Total Dissolve Solid (TDS) sebesar 6,41%. Kultur Chlorella vulgaris konsentrasi
20% dapat tumbuh pada media air terproduksi hasil pretreatment dengan nilai Optical
Density sebesar 0, 0,1789 growth rate/hari.
Kata Kunci : Air Terproduksi, Chlorella vulgaris, Bioremediasi, Bacillus flexus,
Bioflokulan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 30 Apr 2026 07:30
Last Modified: 30 Apr 2026 07:30
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50237

Actions (login required)

View Item View Item