PERMATASARI, GANA FANIA and Saptono, Hendro and Suharto, R. Suharto (2020) IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 42 TAHUN 1999 TENTANG JAMINAN FIDUSIA TERKAIT KONTRAK KERJA BAGI HASIL TERHADAP OBYEK JAMINAN FIDUSIA. _DG 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Gana-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (361kB) |
|
|
Text
Gana-abstrak.pdf Download (169kB) |
|
|
Text
Gana-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (309kB) |
|
|
Text
Gana-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (433kB) |
|
|
Text
Gana-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (188kB) |
|
|
Text
Gana-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (241kB) |
|
|
Text
Gana-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (176kB) |
|
|
Text
Gana-dapus.pdf Download (490kB) |
Abstract
Kontrak kerja bagi hasil pemberi fidusia dengan pihak ketiga yang
mengoperasionalkan obyek jaminan fidusia sah-sah saja dilakukan karena tidak mungkin jaminan fidusia dioperasionalkan sendiri tanpa pihak ketiga dengan perjanjian kerjasama pemilik barang dan pengelola barang, jika untung dibagi sesuai isi perjanjian, apabila rugi akan ditanggung bersama sesuai kesepakatan.
Kontrak kerja bagi hasil dahulu diatur dalam aturan sewa beli misalnya sopir taksi menyewa taksi dan mencicilnya. Lahirnya Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang jaminan fidusia sehingga sewa beli dihapus tetapi sewa beli dalam KUHPerdata mengatur maka sewa beli masih berlaku.
Perusahaan transportasi besar dengan sistem sewa tidak mau karena jam kerja tidak bisa diatur sesuai ketentuan misalnya bus kecelakaan membutuhkan 2 bulan untuk memperbaiki otomatis pengelola bus tidak menghasilkan pendapatan untuk membayar sewa karena sedang diperbaiki di bengkel akibat kecelakaan.
Perusahaan tambang tidak bisa mengoperasionalkan truk ada gangguan cuaca misalnya hujan dan longsor tidak bisa beroperasi disuruh bayar sewa tidak mau membayarnya karena tidak ada pendapatan yang masuk. Sistem sewa tidak berlaku terhadap pengusaha transportasi besar misalnya perusahaan otobus Safari bahwa bus titipan dari pengusaha bus lain ada plat nomor AD,AB,H tidak mau sewa karena rugi apabila kecelakaan harus membayar
sewa padahal tidak beroperasional, tidak menghasilkan uang untuk membayar sewa sehingga menggunakan kontrak kerja bagi hasil.
Kata kunci: Kontrak kerja bagi hasil, untung rugi ditanggung bersama
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kontrak kerja bagi hasil, untung rugi ditanggung bersama |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 07:20 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 07:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50233 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
