Search for collections on Undip Repository

Pengaruh Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Gulma Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.)

Wahyuningtiyas, Rita (2024) Pengaruh Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Gulma Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (85kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (561kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (109kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (57kB)
[thumbnail of 10. PENDAHULUAN.pdf] Text
10. PENDAHULUAN.pdf

Download (137kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (231kB)

Abstract

Bayam duri termasuk gulma pengganggu yang biasa tumbuh pada lahan pertanian
dan dapat menurunkan hasil produksi. Daun kersen mengandung senyawa
alelokimia termasuk polifenol, flavonoid, tanin, alkaloid, saponin yang berpotensi
menghambat pertumbuhan hingga mematikan gulma. Penelitian ini bertujuan
mengkaji konsentrasi optimum ekstrak daun kersen dalam menghambat
perkecambahhan dan pertumbuhan gulma bayam duri. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor berupa konsentrasi ekstrak dengan 4
taraf perlakuan yaitu konsentrasi 0%, 2%, 4%, dan 6% untuk uji coba
perkecambahan serta konsentrasi 0%, 10%, 20%, dan 30% pada uji coba
pertumbuhan. Tiap taraf perlakuan dilakukan dengan 5 ulangan. Data kuantitafif
dianalisis menggunakan Uji ANOVA (Analysis of Variance) dan dilanjut
menggunakan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf kepercayaan
95%. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi konsentrasi daun kersen yang
diberikan memberikan pengaruh penurunan yang semakin besar terhadap
persentase perkecambahan, indeks perkecambahan, panjang akar dan batang
kecambah, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar, serta bobot kering bayam
duri. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun kersen yang diberikan
memperpanjang rata-rata waktu biji berkecambah dan waktu pembungaan pada
bayam duri. Pemberian ekstrak daun kersen konsentrasi 10% dan 20%
menunjukkan peningkatan kandungan klorofil a, klorofil b, karotenoid dan pada
konsentrasi 30% menunjukkan adanya penurunan kandungan klorofil a, klorofil b,
dan karotenoid. Konsentrasi optimum penghambatan ekstrak daun kersen terhadap
bayam duri yaitu konsentrasi 6% terhadap perkecambahan dan konsentrasi 30%
pada parameter pertumbuhan.
Kata kunci: alelokimia, kersen, bayam duri, penghambatan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 30 Apr 2026 04:48
Last Modified: 30 Apr 2026 04:48
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50217

Actions (login required)

View Item View Item