Search for collections on Undip Repository

FAKTOR-FAKTOR KEMUNCULAN DAN PERKEMBANGAN PAPAKATSU SEBAGAI BENTUK HUBUNGAN INTERPERSONAL DI ERA KONTEMPORER JEPANG 現代日本社会における対人関係の一形態としてのパパ活の出現および発展の要因

Puteri, Alya Haura (2026) FAKTOR-FAKTOR KEMUNCULAN DAN PERKEMBANGAN PAPAKATSU SEBAGAI BENTUK HUBUNGAN INTERPERSONAL DI ERA KONTEMPORER JEPANG 現代日本社会における対人関係の一形態としてのパパ活の出現および発展の要因. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of SKRIPSI SIAP CETAK - ALYA HAURA PUTERI (1).pdf] Text
SKRIPSI SIAP CETAK - ALYA HAURA PUTERI (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Puteri, Alya Haura, 2026. “Faktor-Faktor Kemunculan dan Perkembangan Papakatsu sebagai Bentuk Hubungan Interpersonal di Era Kontemporer Jepang”, Skripsi, Program Studi S-1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang. Dosen Pembimbing: Nisia Nur Dwi Agusta, S.Hum., M.Si.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya fenomena papakatsu dalam masyarakat Jepang sejak dekade 2010-an sebagai salah satu bentuk hubungan interpersonal berbasis kesepakatan. Papakatsu dipahami sebagai praktik relasi antara laki-laki dewasa dan perempuan muda yang dibangun atas dasar persetujuan bersama, dengan pengaturan dukungan finansial serta pembagian peran yang dinegosiasikan secara rasional. Praktik ini muncul dalam konteks perubahan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Jepang kontemporer, terutama dalam kehidupan urban yang menuntut fleksibilitas relasi dan pengelolaan kebutuhan individual.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor kemunculan dan perkembangan papakatsu sebagai bentuk hubungan interpersonal di era kontemporer Jepang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, skripsi dan tesis terdahulu, serta sumber daring yang kredibel. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori perubahan sosial Gillin dan Gillin serta konsep hubungan interpersonal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan dan perkembangan papakatsu dipengaruhi oleh empat faktor utama. Pertama, papakatsu berfungsi sebagai bentuk hubungan interpersonal adaptif yang memungkinkan individu memenuhi kebutuhan ekonomi dan emosional melalui relasi yang lebih terkontrol dan berbasis kesepakatan. Kedua, perubahan kebutuhan individu, baik secara ekonomi maupun psikologis, mendorong pencarian pola hubungan alternatif di luar relasi romantik konvensional. Ketiga, perkembangan media dan teknologi digital berperan dalam memfasilitasi interaksi, negosiasi hubungan, serta normalisasi praktik papakatsu dalam ruang sosial yang lebih luas. Keempat, keberadaan institusi dan jaringan sosial pendukung turut memperkuat keberlangsungan praktik papakatsu sebagai pola relasi yang dapat diterima secara terbatas dalam masyarakat. Dengan demikian, papakatsu dapat dipahami sebagai fenomena perubahan sosial yang mencerminkan transformasi hubungan interpersonal yang semakin fungsional, fleksibel, dan berbasis kesepakatan dalam masyarakat Jepang kontemporer.
Kata kunci: papakatsu, hubungan interpersonal, enjokosai, perubahan sosial

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 29 Apr 2026 04:21
Last Modified: 29 Apr 2026 04:21
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50140

Actions (login required)

View Item View Item