Search for collections on Undip Repository

Nanopatikel Molibdenum Oksida (MoOx) Hasil Ablasi Laser Pulsa dalam Medium Kitosan Sebagai Agen Antibakteri terhadap Escherichia coli

NURYA, Naiela Jannatun (2026) Nanopatikel Molibdenum Oksida (MoOx) Hasil Ablasi Laser Pulsa dalam Medium Kitosan Sebagai Agen Antibakteri terhadap Escherichia coli. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (260kB)
[thumbnail of 3. pernyataan orisinalitas.pdf] Text
3. pernyataan orisinalitas.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of 4. Halaman pengesahan skripsi.pdf] Text
4. Halaman pengesahan skripsi.pdf

Download (523kB)
[thumbnail of 6. Kata pengantar.pdf] Text
6. Kata pengantar.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of 7. Daftar isi.pdf] Text
7. Daftar isi.pdf

Download (304kB)
[thumbnail of 9.  ABSTRAK.pdf] Text
9. ABSTRAK.pdf

Download (297kB)
[thumbnail of 10. Bab 1.pdf] Text
10. Bab 1.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of 15. Daftar pustaka.pdf] Text
15. Daftar pustaka.pdf

Download (219kB)

Abstract

Nanopartikel molibdenum oksida (MoOx) merupakan salah satu material logam
oksida yang berpotensi sebagai agen antibakteri karena ukuran partikel yang kecil
dan luas permukaan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan
mengkarakterisasi nanopartikel MoOx serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya
terhadap bakteri Escherichia coli. Sintesis nanopartikel dilakukan menggunakan
metode ablasi laser pulsa Nd:YAG (1064 nm, 85 mJ) selama 3 jam dalam medium
akuades dan kitosan 0,1 %. Karakterisasi nanopartikel dilakukan menggunakan
UV–Vis, FTIR, FESEM, dan XRD untuk mengetahui sifat optik, gugus fungsi,
morfologi, serta struktur kristalnya. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan
metode difusi cakram terhadap bakteri E. coli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
nanopartikel MoOx berhasil disintesis yang ditandai dengan perubahan warna
larutan. Hasil karakterisasi menunjukkan puncak serapan pada 293–294 nm,
keberadaan ikatan Mo=O dan Mo–O–Mo, morfologi kuboid dengan ukuran rata
rata sekitar 27,18 nm, serta struktur kristalin yang mengindikasikan fase MoO₃ dan
MoO₂. Pengujian antibakteri menunjukkan bahwa sampel MoOx dalam medium
kitosan memiliki daya hambat lebih tinggi terhadap E. coli (IDH = 1,5 mm)
dibandingkan dengan MoOx dalam akuades (IDH = 0,8 mm). Dengan demikian,
nanopartikel molibdenum oksida yang dihasilkan berpotensi untuk dikembangkan
sebagai agen antibakteri.
Kata kunci: nanopartikel molibdenum oksida, ablasi laser Nd:YAG, kitosan,
antibakteri, Escherichia coli

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 28 Apr 2026 11:01
Last Modified: 28 Apr 2026 11:01
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50102

Actions (login required)

View Item View Item