Search for collections on Undip Repository

Perbandingan Efektifitas Profilaksis Efedrin 10 mg dan Norepinephrin 8 mcg Terhadap Kejadian Hipotensi Pasca Anestesi Spinal Pada Pasien Sectio Caesarea

KUSUMA, RIAN and Paramitha, Dina and Satoto, Hari Hendriarto (2026) Perbandingan Efektifitas Profilaksis Efedrin 10 mg dan Norepinephrin 8 mcg Terhadap Kejadian Hipotensi Pasca Anestesi Spinal Pada Pasien Sectio Caesarea. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of RIAN DWI KUSUMA-22041022310002-TESIS-ABSTRAK] Text (RIAN DWI KUSUMA-22041022310002-TESIS-ABSTRAK)
RIAN DWI KUSUMA-22041022310002-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (104kB)

Abstract

Latar Belakang: Hipotensi merupakan efek samping tersering pada anestesi spinal untuk seksio sesarea. Efedrin dan norepinefrin sering digunakan sebagai vasopresor profilaksis untuk mencegah hipotensi. Namun, efedrin dapat menimbulkan takikardia maternal, sementara norepinefrin diyakini memberikan kestabilan hemodinamik yang lebih baik.
Tujuan: Mengetahui perbandingan efektivitas efedrin 10 mg dan norepinefrin 8 µg dalam mencegah hipotensi pasca anestesi spinal pada seksio sesarea.
Metode: Penelitian randomized controlled trial terhadap 52 pasien ASA I–II yang menjalani seksio sesarea dengan anestesi spinal. Subjek dibagi menjadi dua kelompok: efedrin (n = 26) dan norepinefrin (n = 26). Parameter hemodinamik (SBP, DBP, MAP, HR) dicatat setiap 3 menit hingga 60 menit pasca blokade. Analisis menggunakan independent t-test dan chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05.
Hasil: Kejadian hipotensi lebih rendah pada kelompok norepinefrin dibanding efedrin (30,8% vs 76,9%; p < 0,05). Nilai MAP kelompok norepinefrin lebih tinggi secara signifikan pada menit ke-3 hingga ke-18. Denyut jantung kelompok efedrin lebih tinggi signifikan selama 18 menit pertama. Tidak ditemukan perbedaan signifikan terhadap outcome neonatus.
Kesimpulan: Norepinefrin lebih efektif dalam mempertahankan stabilitas tekanan darah dan denyut jantung pasca anestesi spinal dibanding efedrin. Penggunaan norepinefrin dapat dipertimbangkan sebagai vasopresor lini pertama dalam anestesi obstetri untuk mengurangi risiko hipotensi maternal tanpa menimbulkan takikardia.
Kata kunci: efedrin, norepinefrin, hipotensi, anestesi spinal, seksio sesarea.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: efedrin, norepinefrin, hipotensi, anestesi spinal, seksio sesarea.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 29 Apr 2026 01:29
Last Modified: 29 Apr 2026 01:29
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50098

Actions (login required)

View Item View Item