Choirul, Muhammad (2024) Analisis Luasan Mangrove dan Distribusi Vertikal Diatom sebagai Bioindikator Perubahan Lingkungan Perairan di Track Wisata Mangrove Dusun Bedono, Demak. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1_Halaman Judul.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
2_Halaman Pengesahan.pdf Download (547kB) |
|
|
Text
4_Abstrak Indonesia.pdf Download (314kB) |
|
|
Text
5_Abstrak Inggris.pdf Download (194kB) |
|
|
Text
6_Daftar Isi.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
9_Pendahuluan.pdf Download (339kB) |
|
|
Text
14_Daftar Pustaka.pdf Download (445kB) |
Abstract
Track wisata mangrove Dusun Bedono adalah salah satu ekosistem mangrove
binaan masyarakat yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata sekaligus tanggul
abrasi. Saat ini jumlah luasan mangrove di Track wisata ini terus mengalami
penurunan. Adanya penurunan luasan mangrove ini berpengaruh terhadap struktur
komunitas makhluk hidup di antaranya adalah diatom. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis perubahan luasan ekosistem mangrove di Track Wisata
mangrove Dusun Bedono serta hubungannya dengan distribusi vertikal diatom
sebagai bioindikator perubahan lingkungan perairan. Penelitian ini dilakukan
dengan membuat peta perubahan luasan mangrove di Track Wisata Mangrove
Dusun Bedono serta pengukuran luas lahan mangrove menggunakan pengolahan
citra satelit di Google Earth. Pengamatan distribusi vertikal dimulai dengan
pengambilan sedimen, slicing, digesti, preparasi, pengamatan, dan analisis data
seperti analisis indeks keanekaragaman, dominansi, kemerataan, serta analisis
stratigrafi diatom. Hasil penelitian perubahan luasan mangrove di Track Wisata
Mangrove Dusun Bedono menunjukkan bahwa pada tahun 2003 luasan mangrove
sebesar 2,24 ha, tahun 2013 sebesar 25,64 ha, 2017 sebesar 31,55 ha, dan 2023
sebesar 24,49 ha. Hasil penelitian diatom menunjukkan bahwa pada ekosistem
mangrove Dusun Bedono ditemukan sebanyak 140 spesies diatom dari 61 genus
yang berbeda. Indeks keaneakaragaman (H’) berkisar 0,76 – 3,62 yang
menunjukkan bahwa keanekaragaman pada lokasi tersebut rendah hingga sedang
dengan indikasi dari waktu ke waktu mengalami kenaikan. Indeks dominansi (D)
berkisar 0,04 – 0,58 menunjukkan tingkat dominansi rendah hingga sedang dengan
indikasi dari waktu ke waktu semakin kecil. Indeks kemerataan (E) berkisar 0,29 –
0,93 menunjukkan kemerataan spesies yang ditemukan rendah hingga tinggi
bergantung pada persebaran individu di setiap kedalamannya. Analisis stratigrafi
menunjukkan bahwa di lokasi Track Wisata Mangrove Dusun Bedono terbagi
menjadi 2 zona yaitu zona 1 (195 cm – 115 cm) yang menggambarkan lokasi
tersebut masih didominasi spesies diatom air laut yang dibuktikan dengan adanya
spesies Tryblionella granulata. Kemudian zona 2 (105 cm – 5 cm) menunjukkan
adanya kenaikan jumlah spesies diatom air tawar, payau, maupun air laut yang
mengindikasikan bahwa dari masa ke masa pengaruh air laut di daratan semakin
besar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:03 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50076 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
