Search for collections on Undip Repository

TOPONIMI NAMA-NAMA AREA WISATA DI WILAYAH KULON KALI KABUPATEN PONOROGO (Kajian Antropolinguistik)

Agustin, Evi Yanti (2026) TOPONIMI NAMA-NAMA AREA WISATA DI WILAYAH KULON KALI KABUPATEN PONOROGO (Kajian Antropolinguistik). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of Final Skripsi_Evi Yanti Agustin.pdf] Text
Final Skripsi_Evi Yanti Agustin.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Agustin, Evi Yanti. 2026. “Toponimi Nama-nama Area Wisata di Wilayah Kulon Kali Kabupaten Ponorogo: Kajian Antropolinguistik”. Skripsi S-1 Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. Pembimbing: Drs. Muhamad Hermintoyo, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk satuan kebahasaan, aspek-aspek toponimi, dan nilai kearifan lokal pada nama-nama area wisata di wilayah Kulon Kali, Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropolinguistik dengan teori toponimi, satuan kebahasaan, makna, dan nilai kearifan lokal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa delapan belas nama destinasi wisata yang terdapat di lima kecamatan, yaitu Sukorejo, Kauman, Sampung, Jambon, dan Badegan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi secara langsung dan tidak langsung, metode dokumentasi, metode wawancara dengan teknik pancing, simak libat cakap, serta teknik rekam dan catat, serta studi pustaka. Analisis data menggunakan metode agih untuk mengkaji struktur internal kebahasaan dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL), dan metode padan untuk mengkaji struktur eksternal kebahasaan dengan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Penyajian hasil analisis data dipaparkan secara informal dengan kata-kata atau narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk satuan kebahasaan pada nama-nama area wisata di wilayah Kulon Kali, Kabupaten Ponorogo, terbagi menjadi dua bentuk, yaitu frasa dari gabungan leksikon dasar dan frasa dari gabungan leksikon hasil proses morfologis. Aspek-aspek toponimi pada nama-nama area wisata diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu: aspek perwujudan (terdiri atas latar perairan, latar rupabumi, dan latar lingkungan alam), aspek kemasyarakatan (terdiri dari nama tokoh dan profesi), serta aspek kebudayaan (terdiri dari sistem kepercayaan, sejarah, dan cerita rakyat). Nilai kearifan lokal yang berkaitan dengan nama-nama area wisata terbagi menjadi dua, yaitu: nilai kedamaian (terdiri dari nilai komitmen dan nilai berpikir positif) dan nilai kesejahteraan (terdiri dari nilai kerja keras, nilai pendidikan, nilai gotong royong, nilai pelestarian dan kreativitas budaya, serta nilai kepedulian terhadap lingkungan).
Kata kunci: toponimi, satuan kebahasaan, aspek toponimi, nilai kearifan lokal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 28 Apr 2026 04:30
Last Modified: 28 Apr 2026 04:30
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50051

Actions (login required)

View Item View Item