Search for collections on Undip Repository

Struktur Histologi Duodenum Broiler setelah Pemberian Kombinasi Bahan Aditif Tepung Spirulina dan Nanokitosan Cair

Fitria, Nabila Syalist (2024) Struktur Histologi Duodenum Broiler setelah Pemberian Kombinasi Bahan Aditif Tepung Spirulina dan Nanokitosan Cair. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of 2. Halaman pengesahan.pdf] Text
2. Halaman pengesahan.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of 4. Abstrak Indonesia.pdf] Text
4. Abstrak Indonesia.pdf

Download (340kB)
[thumbnail of 5. Abstrak Inggris.pdf] Text
5. Abstrak Inggris.pdf

Download (342kB)
[thumbnail of 7. Daftar isi.pdf] Text
7. Daftar isi.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of 10. Pendahuluan.pdf] Text
10. Pendahuluan.pdf

Download (432kB)
[thumbnail of 15. Daftar Pustaka.pdf] Text
15. Daftar Pustaka.pdf

Download (330kB)

Abstract

Spirulina merupakan mikroalga protein, lemak, karbohidrat, mineral, klorofil-a,
fikosianin, beta karoten, asam linoleat, dan vitamin. Nanokitosan merupakan
senyawa polimer turunan dari kitin yang tersusun atas gugus amina, karboksilat
primer dan sekunder. Penggunaan kedua bahan aditif tersebut mempunyai peranan
dalam meningkatkan pencernaan, absorbsi, dan memperbaiki struktur duodenum
Broiler. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi bahan aditif
tepung spirulina dan nanokitosan cair serta interaksinya terhadap struktur histologi
duodenum Broiler. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak
Lengkap (RAL) pola faktorial 3x2 dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah tepung
spirulina kadar 0%, 3%, dan 6%. Faktor kedua adalah nanokitosan cair kadar 0%
dan 5%. Variabel yang diamati dan diukur adalah bobot dan panjang duodenum,
tinggi vili, tebal lapisan epitel, tebal lapisan muskularis, serta diameter lumen. Data
penelitian dianalisis dengan ANOVA taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian
menunjukkan tepung spirulina tanpa nanokitosan berpengaruh pada diameter lumen
(P<0,05). Nanokitosan tanpa tepung spirulina tidak berpengaruh terhadap panjang
duodenum, tinggi vili, tebal lapisan epitel, tebal lapisan muskularis, dan diameter
lumen (P>0,05). Kombinasi tepung spirulina dan nanokitosan memberi pengaruh
nyata pada bobot duodenum (P<0,05), namun tidak berpengaruh terhadap panjang
duodenum, tinggi vili, tebal lapisan epitel, tebal lapisan muskularis, dan diameter
lumen. Simpulan penelitian adalah kombinasi tepung spirulina dan nanokitosan cair
dapat meningkatkan diameter lumen dan bobot duodenum, tanpa diikuti
peningkatan panjang duodenum, tinggi vili, tebal lapisan epitel, dan tebal lapisan
muskularis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 28 Apr 2026 04:07
Last Modified: 28 Apr 2026 04:07
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50040

Actions (login required)

View Item View Item