Search for collections on Undip Repository

ANALISIS FAKTOR RESIKO TERHADAP LUARAN PASCA LAPARATOMI DI ICU RSUP DR KARIADI

Priyantomo, Edo Putra and Susilowati, Danu and Mochamat, Mochamat (2026) ANALISIS FAKTOR RESIKO TERHADAP LUARAN PASCA LAPARATOMI DI ICU RSUP DR KARIADI. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS] Text (ABSTRAK-TESIS)
EDO PUTRA PRIYANTOMO-22041022310006-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (109kB)

Abstract

Latar belakang: Laparotomi merupakan prosedur pembedahan besar yang masih banyak digunakan dalam kondisi darurat maupun elektif, terutama ketika pendekatan minimal invasif tidak memungkinkan. Prosedur laparotomi ini memiliki risiko komplikasi dan mortalitas yang tinggi, sehingga perawatan pasca operasi di unit perawatan intensif (ICU) seringkali diperlukan untuk memantau dan menstabilkan kondisi pasien. Berbagai faktor risiko telah diidentifikasi berkontribusi terhadap luaran buruk pasca operasi, termasuk penyakit penyerta, status ASA tinggi, operasi darurat, durasi operasi panjang, fluktuasi tanda vital, dan kehilangan darah intraoperatif.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin preoperatif, usia, kelas ASA, jumlah perdarahan, fluktuasi tekanan darah, dosis opioid, kadar hemoglobin pasca operatif, dan
urin output terhadap luaran pasien pasca operasi laparotomi di ICU.
Metode: Penelitian analitik dengan studi kohort retrospektif pada pasien pasca laparatomi yang dirawat di ICU RS Kariadi tahun 2023- 2024.
Hasil: Kadar hemoglobin pasca operatif menunjukkan hubungan signifikan terhadap mortalitas baik dalam analisis bivariat (p = 0.000; OR = 5.800) maupun multivariat (p = 0.036; OR = 3.510). Jumlah perdarahan selama prosedur laparotomi tetap signifikan dalam kedua analisis, dengan hasil bivariat (p = 0.000; OR = 0.033) dan multivariat (p = 0.008; OR = 0.310). Fluktuasi tekanan darah selama operasi memiliki hubungan signifikan terhadap mortalitas
dalam analisis multivariat (p = 0.038; OR = 0.249). Keluaran urin yang rendah (< 0.5 cc/kgBB/jam) juga menjadi faktor independen yang signifikan terhadap mortalitas, dengan nilai p = 0.001 dan OR = 0.156 dalam analisis multivariat. Kadar hemoglobin pre operatif
awalnya menunjukkan hubungan bermakna (p = 0.004; OR = 3.270), namun menjadi tidak signifikan dalam multivariat (p = 0.681; OR = 0.760). Status ASA mengalami perubahan dari signifikan dalam bivariat (p = 0.001; OR = 0.068) menjadi tidak signifikan dalam multivariat (p = 0.383; OR = 0.678). Faktor usia (p = 0.627) dan dosis opioid selama operasi (p = 0.907) tidak menunjukkan hubungan bermakna terhadap mortalitas pasien pasca laparotomi.
Kesimpulan: Kadar hemoglobin preoperatif, status ASA, jumlah perdarahan, fluktuasi tekanan darah, kadar hemoglobin pasca operatif, dan urin output memiliki hubungan yang bermakna dengan mortalitas pasien pasca operasi laparotomi di ICU.
Kata kunci: Infeksi Intra Abdomen, Laparotomi, Hemoglobin, Jumlah Perdarahan, Fluktuasi Tekanan Darah, Dosis Opioid, Urin Output

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Infeksi Intra Abdomen, Laparotomi, Hemoglobin, Jumlah Perdarahan, Fluktuasi Tekanan Darah, Dosis Opioid, Urin Output
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 28 Apr 2026 07:32
Last Modified: 28 Apr 2026 07:32
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50009

Actions (login required)

View Item View Item