PRATJNA, DWIENTHA AYU and Jaya, Nyoman Serikat Putra and Purwoto, Purwoto (2019) KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA. _005 PDN 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Dwientha A.P 005-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (363kB) |
|
|
Text
Dwientha A.P 005-abstrak.pdf Download (82kB) |
|
|
Text
Dwientha A.P 005-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (137kB) |
|
|
Text
Dwientha A.P 005-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (266kB) |
|
|
Text
Dwientha A.P 005-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
Dwientha A.P 005-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (243kB) |
|
|
Text
Dwientha A.P 005-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (118kB) |
|
|
Text
Dwientha A.P 005-dapus.pdf Download (134kB) |
Abstract
Dewasa ini kerusakan lingkungan hidup khususnya di Indonesia semakin memprihatinkan, yang jika dibiarkan lambat laun akan mengancam kehidupan manusia itu sendiri. Kerusakan lingkungan selain diakibatkan oleh kondisi alam juga diakibatkan oleh kerusakan yang diakibatkan oleh aktifitas manusia yang tidak lagi memperhatikan kondisi lingkungan dan untuk memperoleh keuntungan ekonomis, manusia mengekploitasi alam secara
berlebihan seperti perusakan hutan, penebangan pohon secara liar, pencemaran air, udara, tanah dan lain sebagainya. Maka dari itu dikeluarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang
Perlindungan dan Pengelolaan lingkungan hidup untuk menjerat para pelaku tindak pidana lingkungan hidup dan untuk meminimalisir kerusakan lingkungan hidup. Dalam penelitian hukum ini peneliti memakai metode yuridis normatif yaitu penelitian yang menggunakan peraturan perundang-undangan sebagai dasar pemecahan permasalahan yang dikemukakan. Data yang
dipergunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, yaitu dengan menguraikan data secara bermutu dalam bentuk kalimat yang teratur, runtun, logis, tidak tumpang tindih, dan efektif, sehingga memudahkan
interpretasi data dan analisis.Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) telah memasukkan ketentuan pidana dalam Bab XV, yang terdiri dari 23 pasal. Ketentuan pemidanaan ini jauh lebih lengkap dan rinci bila
dibandingkan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Lingkungan Hidup yang lama, namun masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi dalam UUPPLH tersebut. Hasil penelitian
menunjukan bahwa Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 ternyata belum mampu mengakomodir permasalahan lingkungan secara optimal yang kemudian masih mengakibatkan banyaknya ketimpangan dalam penegakan hukumnya, karena tidak efektif maka menimbulkan kerancuan di beberapa ketentuan misalnya ketentuan pemidanaan dan dalam hal nilai ganti rugi yang sulit untuk direalisasikan. Upaya penanggulangan tindak pidana dengan beberapa pendekatan sebagian besar tidak memberikan hasil yang memuaskan karena tingkat kesalahan pelaku berat, akibat perbuatannya relatif besar, dan perbuatannya menimbulkan keresahan masyarakat. Sementara sanksinya tidak seimbang dengan dampak yang akan ditimbulkan. Maka dari itu aparat
pemerintah harus dibekali modal yang cukup untuk memahami masalah dan memberikan solusi yang tepat bagi lingkungan.
Kata Kunci : Kebijakan hukum pidana, Tindak pidana Lingkungan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebijakan hukum pidana, Tindak pidana Lingkungan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 07:56 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 07:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49998 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
