Search for collections on Undip Repository

PENGARUH HORMON PREGNANT MARE SERUM GONADOTROPIN (PMSG) DAN ANTIDOPAMIN TERHADAP INDEKS KEMATANGAN GONAD DAN KUALITAS TELUR IKAN GABUS (Channa striata) (26da140)

SUSIDANTO, WULANDARI ANANDA (2026) PENGARUH HORMON PREGNANT MARE SERUM GONADOTROPIN (PMSG) DAN ANTIDOPAMIN TERHADAP INDEKS KEMATANGAN GONAD DAN KUALITAS TELUR IKAN GABUS (Channa striata) (26da140). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Wulandari Ananda Susidanto 26da140.pdf] Text
Wulandari Ananda Susidanto 26da140.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ikan gabus (C. striata) merupakan salah satu ikan air tawar yang memiliki
nilai gizi tinggi karena mengandung protein seperti albumin, asam amino esensial,
mineral, dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan serta membantu proses
penyembuhan luka. Tingginya kandungan nutrisi tersebut mendorong peningkatan
konsumsi ikan gabus sebagai alternatif pengobatan. Namun, pemenuhan kebutuhan
ikan gabus masih banyak bergantung pada hasil tangkapan dari alam. Budidaya
ikan gabus di Indonesia belum berkembang secara optimal, salah satunya
disebabkan oleh keterbatasan ketersediaan benih. Keterbatasan benih berkaitan
dengan pemijahan induk ikan gabus yang bersifat musiman dan sangat dipengaruhi
oleh kondisi lingkungan dalam proses pematangan gonad. Upaya yang dapat
dilakukan untuk menyediakan benih yaitu dengan merangsang pematangan gonad
induk ikan gabus menggunakan hormon. Penggunaan hormon PMSG dan
Antidopamin untuk memacu kematangan gonad sehingga dapat memenuhi
kebutuhan benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hormon
PMSG dan Antidopamin terhadap indeks kematangan gonad dan kualitas telur ikan
gabus. Penelitian ini berlangsung pada bulan Juli - November 2025 di Laboratorium
Basah Indoor Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas
Diponegoro. Ikan uji dalam penelitian ini adalah induk ikan gabus betina dengan
jumlah sebanyak 15 ikan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental
dengan Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan,
dengan dosis yang berbeda yaitu A(0 ml/kg), B(0,5 ml/kg), C(1,0 ml/kg), D(1,5
ml/kg), dan E(2,0 ml/kg). Variabel yang diamati meliputi IKG, IHS, Fekunditas,
Bobot telut, Diameter telur, Survival rate dan Kualitas air. Hasil menunjukkan
bahwa hormon PMSG dan Antidopamin, secara statistik tidak memberikan
pengaruh signifikan tehadap IKG dan IHS, pada variabel fekunditas, bobot telur
dan diameter telur dengan analisis deskriptif tidak memberikan pengaruh karena
menghasilkan nilai dengan variasi yang tinggi. Sehingga pemberian PMSG dan
Antidopamin belum mampu meningkatkan kinerja reproduksi ikan gabus.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: antidopamin, ikan gabus, PMSG, reproduksi
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 27 Apr 2026 06:18
Last Modified: 27 Apr 2026 06:18
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49977

Actions (login required)

View Item View Item