Search for collections on Undip Repository

PENGARUH EKSTRAK BUAH BIT (Beta vulgaris) TERHADAP EKSPRESI CYCLOOXYGENASE-2 (COX-2) DAN KADAR INTERLEUKIN-10 (IL-10) PASKA KOLESISTEKTOMI PADA MENCIT Mus musculus

Caesarinka, Redhy Satya and Widyastiti, Nyoman Suci and Budiono, B. Parish (2026) PENGARUH EKSTRAK BUAH BIT (Beta vulgaris) TERHADAP EKSPRESI CYCLOOXYGENASE-2 (COX-2) DAN KADAR INTERLEUKIN-10 (IL-10) PASKA KOLESISTEKTOMI PADA MENCIT Mus musculus. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak_Tesis_Redhy] Text (Abstrak_Tesis_Redhy)
abstrak_tesis (1).pdf

Download (221kB)

Abstract

Latar Belakang: Kolesistektomi merupakan prosedur bedah yang paling sering dilakukan untuk penanganan batu empedu. Pasca operasi, sebagian pasien mengalami Sindrom Paska Kolesistektomi (SPK) yang ditandai dengan inflamasi mukosa duodenum akibat paparan asam empedu secara kontinu, dengan peningkatan ekspresi Cyclooxygenase-2 (COX-2) sebagai mediator proinflamasi dan penurunan kadar Interleukin-10 (IL-10) sebagai mediator antiinflamasi. Ekstrak buah bit (Beta vulgaris) yang kaya betalain, polifenol, dan flavonoid berpotensi sebagai agen antiinflamasi komplementer.
Tujuan: Membuktikan pengaruh ekstrak buah bit (Beta vulgaris) terhadap ekspresi COX-2 dan kadar IL-10 paska kolesistektomi pada mencit Mus musculus.
Metode: Penelitian ini merupakan eksperimen sejati (true experimental) dengan rancangan Post-Test Only Control Group Design. Sebanyak 30 ekor mencit (Mus musculus) jantan dibagi secara acak ke dalam 5 kelompok: kelompok normal (N), kontrol negatif (K–), kontrol positif (K+) dengan kolestiramin 4 mg/20 grBB/hari, kelompok perlakuan 1 (P1) dengan kombinasi kolestiramin dan ekstrak Beta vulgaris 12,32 mg/20 grBB, dan kelompok perlakuan 2 (P2) dengan ekstrak Beta vulgaris 12,32 mg/20 grBB saja. Intervensi diberikan selama 7 hari paska kolesistektomi. Kadar IL-10 diukur dengan metode ELISA dari serum darah, sedangkan ekspresi COX-2 dinilai menggunakan imunohistokimia (IHK) dengan metode H-Score pada jaringan duodenum. Analisis statistik menggunakan uji One-Way ANOVA dilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD dan Tukey HSD.
Hasil: Pemberian kolestriamin dengan ekstrak buah bit dapat menurunkan kadar COX-2 dan menigkatkan kadar IL-10 secara bermakna pada mencit post kolesistektomi hingga mendekati keadaan normal
Simpulan: Ekstrak buah bit berpotensi sebagai terapi komplementer dalam menekan inflamasi pasca kolesistektomi.
Kata Kunci: kolesistektomi, Beta vulgaris, COX-2, IL-10, sindrom paska kolesistektomi, inflamasi duodenum

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: kolesistektomi, Beta vulgaris, COX-2, IL-10, sindrom paska kolesistektomi, inflamasi duodenum
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program in Biomedical Science
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 28 Apr 2026 03:45
Last Modified: 28 Apr 2026 03:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49972

Actions (login required)

View Item View Item