IZDIHAR ARI, MUHAMMAD HAFIZH (2026) EFEKTIVITAS SISTEM AKUAPONIK DAN RESIRKULASI TERHADAP PERFORMA KUALITAS AIR DAN PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) (26da146). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Muhammad Hafizh Izdihar A 26da146.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Sistem akuaponik dan resirkulasi banyak diterapkan dalam budidaya ikan nila,
namun efektivitas keduanya terhadap performa pertumbuhan dan kualitas air masih
menunjukkan hasil yang beragam pada berbagai kondisi pemeliharaan. Oleh karena itu,
diperlukan evaluasi komparatif untuk menilai kinerja kedua sistem tersebut secara
terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem akuaponik (AQP)
dan resirkulasi (RAS) terhadap performa pertumbuhan, feed conversion ratio (FCR), dan
tingkat kelulushidupan ikan nila (Oreochromis niloticus), serta membandingkan
karakteristik kualitas air pada kedua sistem. Penelitian dilaksanakan selama 60 hari
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktor tunggal. Ikan nila dengan bobot awal
10,51 ± 2,86 g dipelihara pada dua sistem budidaya, yaitu akuaponik dan resirkulasi.
Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi bobot mutlak, specific growth rate (SGR),
total konsumsi pakan (TKP), FCR, dan survival rate (SR). Parameter kualitas air yang
diamati mencakup suhu, pH, oksigen terlarut (DO), amonia, nitrit, dan nitrat. Data
pertumbuhan dianalisis menggunakan uji t independent dan uji Mann–Whitney,
sedangkan parameter kualitas air dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa bobot mutlak, SGR, TKP, dan FCR ikan nila pada sistem akuaponik
dan resirkulasi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p > 0,05). Sebaliknya,
tingkat kelulushidupan ikan nila pada sistem akuaponik (95% ± 4%) lebih tinggi dan
berbeda signifikan dibandingkan dengan sistem resirkulasi (80% ± 22%). Secara umum,
parameter kualitas air pada kedua sistem masih berada dalam kisaran optimal untuk
budidaya ikan nila berdasarkan rerata pengukuran pagi dan sore. Konsentrasi amonia dan
nitrit berada pada kisaran aman, sedangkan konsentrasi nitrat belum mencapai kisaran
optimal untuk sistem akuaponik. Dengan demikian, sistem akuaponik dan resirkulasi
menunjukkan kinerja pertumbuhan ikan nila yang relatif setara, namun sistem akuaponik
memiliki keunggulan dalam meningkatkan tingkat kelulushidupan ikan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sawi pagoda; Rasio konversi pakan; Denitrifikasi nitrifier; Ketahanan ikan, Sistem budidaya terintegrasi |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 04:08 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 04:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49962 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
