Search for collections on Undip Repository

PERUBAHAN KANDUNGAN FITOKIMIA MIKROALGA Porphyridium cruentum DENGAN LAMA WAKTU PENGERINGAN YANG BERBEDA (26dt130)

PURBADETRA, CITRAS KAUTSAR (2026) PERUBAHAN KANDUNGAN FITOKIMIA MIKROALGA Porphyridium cruentum DENGAN LAMA WAKTU PENGERINGAN YANG BERBEDA (26dt130). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Citras Kautsar Purbadetra 26dt130.pdf] Text
Citras Kautsar Purbadetra 26dt130.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Mikroalga Porphyridium cruentum diketahui mempunyai kandungan
senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenolik, pigmen phycoerythrin, dan antioksidan
yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional.
Pemanfaatannya di industri pangan yang masih terbatas karena biomassa segar
mempunyai kadar air yang tinggi sehingga rentan untuk mengalami penurunan
mutu. Proses pengeringan menjadi tahap penting guna meningkatkan stabilitas dan
mempertahankan kandungan senyawa bioaktif. Penelitian dilakukan untuk
menganalisis pengaruh lama waktu pengeringan oven terhadap kandungan
fitokimia dan menentukan durasi pengeringan yang ideal pada mikroalga P.
cruentum. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dengan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) melalui perlakuan pengeringan pada suhu 40 ℃ selama 0 jam,
4 jam, 8 jam, dan 12 jam dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati yakni
flavonoid, fenolik total, aktivitas antioksidan metode DPPH dan ABTS, kandungan
pigmen phycoerythrin, warna, dan identifikasi gugus fungsi menggunakan FTIR.
Hasil menunjukkan variasi lama pengeringan memberi pengaruh nyata (p < 0,05)
terhadap seluruh parameter uji. Pengeringan 8 jam menghasilkan kadar flavonoid
(591,53 µgQE/g) dan fenolik total (865,05 µgGAE/g) tertinggi, serta aktivitas
antioksidan terbaik dengan nilai IC50 DPPH (91,69 µg/mL) dan ABTS (68,85
µg/mL). Kandungan phycoerythrin tertinggi (14,12 mg/g) juga menggunakan
diperoleh pada perlakuan ini, sedangkan pengeringan 12 jam menunjukkan
penurunan akibat degradasi termal. Disimpulkan, pengeringan oven selama 8 jam
pada suhu 40 ℃ adalah kondisi yang paling efektif untuk mempertahankan kualitas
bioaktif P. cruentum.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Porphyridium cruentum, fitokimia, antioksidan, phycoerythrin
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 27 Apr 2026 03:17
Last Modified: 27 Apr 2026 03:17
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49956

Actions (login required)

View Item View Item