Fauzi, Nur Akbar and CAHYADI, BONDAN IRTANI and Mochamat, Mochamat (2026) Perbandingan Posisi Pasien Duduk Bersila (Crossed-Leg Sitting Position) dan Duduk Dengan Kaki Menggantung (Traditional Position) Terhadap Tingkat Keberhasilan Penempatan Jarum Spinal (Needling) Pada Spinal Anestesi. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Nur Akbar Fauzi-22041022310001-TESIS-ABSTRAK)
Nur Akbar Fauzi-22042022310001-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (13kB) |
Abstract
Latar Belakang: Keberhasilan anestesi spinal sangat bergantung pada posisi pasien untuk memaksimalkan pembukaan celah intervertebral. Posisi duduk tradisional
(Traditional Sitting Position/TSP) dengan kaki menggantung seringkali kurang stabil jika tumpuan kaki tidak adekuat. Posisi duduk bersila (Crossed-Leg Sitting
Position/CLSP) diusulkan sebagai alternatif yang dapat meningkatkan stabilitas panggul dan mengurangi lordosis lumbal, namun perbandingannya terhadap efisiensi klinis perlu diteliti lebih lanjut.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat keberhasilan penempatan jarum spinal (needling), efisiensi waktu, jarak intervertebral dan tingkat kenyamanan pasien antara posisi duduk bersila (CLSP) dan posisi duduk tradisional (TSP)
Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan desain Non-Equivalent Control Group yang melibatkan 60 pasien yang menjalani prosedur anestesi spinal di RS Nasional Diponegoro. Responden dibagi menjadi dua kelompok: kelompok CLSP (n=30) dan kelompok TSP (n=30). Variabel yang diukur meliputi jumlah tusukan, waktu tindakan, pengukuran anatomis (jarak interspinosus), dan tingkat kenyamanan pasien. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dan Pearson Chi-Square.
Hasil: Kedua kelompok memiliki karakteristik demografi yang homogen (p>0,05). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna pada jumlah tusukan
(p=0,375) dan jarak interspinosus (p=0,591) antara kedua kelompok. Namun, terdapat perbedaan yang signifikan pada waktu tindakan (p=0,023), di mana kelompok CLSP membutuhkan waktu yang lebih singkat. Selain itu, tingkat kenyamanan pasien pada kelompok CLSP (100% nyaman) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan
kelompok TSP (40% nyaman) dengan nilai p=0,000.
Kesimpulan: Posisi duduk bersila (CLSP) terbukti lebih unggul dalam hal efisiensi waktu tindakan dan kenyamanan pasien dibandingkan posisi tradisional, dengan
tingkat keberhasilan teknis (jumlah tusukan) yang setara. Posisi ini direkomendasikan sebagai alternatif posisi standar dalam prosedur anestesi spinal.
Kata Kunci: Anestesi Spinal, Crossed-Leg Sitting Position, Posisi Duduk Bersila, Traditional Sitting Position
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anestesi Spinal, Crossed-Leg Sitting Position, Posisi Duduk Bersila, Traditional Sitting Position |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 03:22 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 03:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49943 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
