Search for collections on Undip Repository

Analisis Risiko Kesehatan Manusia Akibat Cu, Cd, dan Pb pada Kerang Hijau (Perna viridis) dari Kawasan Pesisir Teluk Awur, Jepara

Kawasa, Linggar Ridha (2026) Analisis Risiko Kesehatan Manusia Akibat Cu, Cd, dan Pb pada Kerang Hijau (Perna viridis) dari Kawasan Pesisir Teluk Awur, Jepara. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (327kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (259kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (257kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (272kB)
[thumbnail of 11. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (289kB)
[thumbnail of 16. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (352kB)

Abstract

Pencemaran logam berat di perairan pesisir merupakan permasalahan lingkungan
yang serius karena sifatnya yang persisten dan berpotensi terakumulasi dalam
organisme akuatik dan di dalam tubuh manusia. Kerang hijau (Perna viridis) sebagai
organisme filter feeder banyak dimanfaatkan sebagai bioindikator kualitas perairan
sekaligus komoditas pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi
logam berat Cu, Cd, dan Pb pada air laut dan jaringan lunak P. viridis di pesisir Teluk
Awur, Jepara dibandingkan dengan baku mutu, serta mengevaluasi risiko kesehatan
bagi konsumen. Pengambilan sampel dilakukan secara temporal pada bulan Juni–
Agustus 2025 menggunakan metode purposive sampling di area Keramba Jaring
Apung (KJA), pengukuran logam berat menggunakan Spektrofotometer Serapan
Atom (SSA). Hasil penelitian kadar Cu dan Cd pada air laut tidak terdeteksi,
sedangkan Pb terdeteksi dengan nilai maksimum 0,0025 mg.L-1 dan masih memenuhi
baku mutu air laut untuk biota, pada jaringan lunak P. viridis, kadar tertinggi Cu dan
Cd masing-masing sebesar 2,515 mg.kg-1 dan 0,84 mg.kg-1, sementara Pb tidak
terdeteksi. Seluruh konsentrasi logam berat pada jaringan lunak P. viridis masih
memenuhi baku mutu keamanan pangan. Analisis risiko kesehatan menunjukkan
bahwa nilai Estimated Weekly Intake (EWI) berada di bawah Provisional Tolerable
Weekly Intake (PTWI), nilai Target Hazard Quotient (THQ) dan Hazard Index (HI)
< 1 atau tidak ada risiko kesehatan non-karsinogenik, serta nilai Target Cancer Risk
(TCR) berada pada kategori risiko dapat diterima untuk Cd dan dapat diabaikan untuk
Pb. Dengan demikian, konsumsi P. viridis dari pesisir Teluk Awur, Jepara masih
memenuhi standar keamanan pangan nasional dan internasional.
Kata Kunci: Perna viridis, Bioakumulasi, Kadmium, Tembaga, Timbal, Teluk Awur

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:58
Last Modified: 22 Apr 2026 07:58
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49728

Actions (login required)

View Item View Item