Aldin, Rachmat Nur (2026) Efek Induksi Molting Melalui Autotomi Kaki Jalan Terhadap Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla serrata, Forskal 1775) Pada Shelter Apartemen Terintegrasi Sistem Resirkulasi. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
4. DAFTAR ISI.pdf Download (349kB) |
|
|
Text
8. ABSTRAK.pdf Download (232kB) |
|
|
Text
9. ABSTRACT.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (967kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (191kB) |
Abstract
Kepiting bakau (Scylla serrata) merupakan salah satu komoditas akuakultur
bernilai ekonomis tinggi. Optimalisasi budidaya kepiting bakau melalui shelter
apartemen terintegrasi sistem resirkulasi serta implementasi autotomi kaki jalan
dapat menjadi pendekatan strategis untuk merangsang pertumbuhan dan
produktivitas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh autotomi kaki jalan
terhadap persentase molting, pertumbuhan, pola pertumbuhan serta survivabilitas
kepiting bakau. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri
dari kelompok kontrol dan autotomi, masing-masing 5 ulangan untuk molting dan
pertumbuhan lalu 10 ulangan untuk survivabilitas selama 8 minggu. Data
persentase molting dan survivabilitas disajikan secara deskriptif, sementara
pertumbuhan, pola pertumbuhan dianalisis melalui Mann-Whitney (α = 0,05),
regresi Robust (Huber M-estimator) dengan Bootstrap 95%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa autotomi kaki jalan mempercepat molting, dengan persentase
molting mencapai 100% sementara kontrol tidak mengalami molting. Aktivitas
molting ini diikuti dengan peningkatan pertumbuhan dimensi karapas dan berat
badan secara signifikan (p < 0,05) setelah minggu ke-6 serta laju pertumbuhan
spesifik meningkat sejak minggu ke-2. Pola pertumbuhan kedua kelompok
perlakuan bersifat alometrik negatif (b = 2,012 kontrol; b =2,1 autotomi). Adapun
untuk survivabilitas kontrol (70%) sedikit lebih tinggi dibanding autotomi (50%).
Temuan tersebut merepresentasikan bahwa autotomi kaki jalan terbukti mampu
menginduksi molting secara efektif serta meningkatkan pertumbuhan. Penurunan
survivabilitas dan kecenderungan kondisi kepiting kurus, menandakan perlunya
optimalisasi strategi nutrisi dan manajemen pasca-molting untuk meminimalkan
stres serta menekan tingkat mortalitas pada budidaya kepiting bakau.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 07:44 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 07:44 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49718 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
